Bendera Setengah Tiang Berkibar di Meruya Selatan
Kamis, 10 Mei 2007 14:55 WIB
Jakarta - Ribuan warga Kelurahan Meruya Selatan berduka. Bendera setengah tiang tanda berkabung pun dikibarkan di 5.563 rumah milik warga yang akan dieksekusi 21 Mei nanti."Ini karena rasa keprihatinan warga," kata Sekretaris Forum Masyarakat Meruya Selatan Johannes Sandijaja di kantor sekretariat forum itu di RT 06 RW 06, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Kamis (10/5/2007).Warga saat ini, menurutnya, sedang berkabung karena dianggap sebagai perampok."Kami pemilik sah dari tanah ini, tapi malah kami yang dianggap rampok. Itulah kenapa kami kibarkan bendera setengah tiang," ujar dia.Tidak hanya rumah milik warga, aset Pemda DKI yang ada di wilayah ini pun terancam digusur. Di Kelurahan Meruya Selatan sedikitnya ada 4 bangunan sekolah dasar dan satu madrasah, satu gedung SMP, dua bangunan puskesmas, satu bangunan kelurahan dan satu rumah dinas lurah.Sementara perumahan warga yang terancam dieksekusi antara lain perumahan DPR, Dewan Pertimbangan Agung (DPA), Kompleks Unilever, perumahan karyawan Walikota Jakbar, Kavling DKI, Meruya Residence, Taman Kebon Jeruk, Perumahan Mawar, Kavling BRI, dan Grand Villa.
(umi/nrl)











































