Warga Meruya Selatan Akan Pertahankan Tanah Mati-matian

Warga Meruya Selatan Akan Pertahankan Tanah Mati-matian

- detikNews
Kamis, 10 Mei 2007 12:26 WIB
Jakarta - Warga Meruya Selatan, Jakarta Barat, yang tanahnya akan dieksekusi pada 21 Mei mendatang akan mempertahankan lahannya mati-matian. "Jangankan 100 meter, sejengkal tanah pun akan kami pertahankan mati-matian," kata warga.Hal itu diungkapkan warga Meruya Selatan saat bertemu dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta di Sekretariat Forum Masyarakat Meruya Selatan, di Meruya Selatan, Jakarta Barat, Kamis (10/5/2007).Dalam pertemuan itu, warga meminta para anggota Dewan itu melindungi warga. Selain itu warga juga berharap kedatangan anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta bisa memberi ketenangan kepada warga.Ketua Forum Masyarakat Meruya Selatan Kaharudin Dompu mengatakan, warga Meruya Selatan agak tenang setelah Komisi II DPR dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso telah bertemu warga dan mendengar pernyataan keduanya secara langsung. "Tapi kami ingin bukti bukan hanya sekadar ucapan. Kami ingin tanggal 21 Mei nanti tidak ada eksekusi," katanya.Kaharuddin mengatakan, warga Meruya Selatan akan mempertahankan mati-matian tanah mereka. "Kami pertahankan mati-matian," tuturnya.Warga, kata Kaharuddin, saat ini telah mengaktifkan lagi Siskamling untuk berjaga-jaga mengantisipasi rencana eksekusi itu.Ahmad Suhaedi, anggota Komisi A, meminta agar warga yakin terhadap komitmen pemerintah dan legislatif untuk mendukung warga. "Kalau sudah Gubernur yang datang ke sini ditambah anggota DPR dan sekarang DPRD, yakinlah kita bersama-sama berjuang untuk menolak eksekusi," tegasnya.Dia mengatakan, eksekusi pada tanggal 21 Mei nanti tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya koordinasi dengan Pemda DKI Jakarta. "Pemda harus komit dengan masalah ini. Karena kalau tidak ada penyelesaian akan terjadi kasus yang sama di tempat yang lain," tukasnya. (mar/nrl)


Berita Terkait