Hamid Ngamuk Dikejar Wartawan
Kamis, 10 Mei 2007 10:37 WIB
Jakarta - Kesabaran mantan Menkum HAM Hamid Awaludin tampaknya sudah habis. Saat dikejar wartawan di Gedung Depkum HAM, Hamid tampak marah.Hamid yang baru menyerahkan jabatannya kepada Andi Mattalata, Rabu kemarin, datang ke Depkum HAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (10/5/2007), untuk menjadi pembicara pembuka di seminar Building a Better World with Human Right. Semula wartawan tidak tahu Hamid ada di Depkum HAM. Wartawan baru mencium kehadiran Hamid setelah dia keluar dari Graha Pengayoman, tempat seminar digelar, pada pukul 10.10 WIB.Saat keluar ruangan, Hamid yang didampingi 3 pengawal langsung menuju tempat parkir di samping gedung.Beberapa wartawan langsung mengejarnya. Namun dia menolak diwawancarai. "Ini private, saya mau ke poliklinik. Hargai saya dong," kata Hamid dengan nada ketus.Hamid yang mengenakan kemeja putih bergaris tampak kesal melihat wartawan yang masih saja membuntutinya.Hanya mau konfirmasi Pak? pinta wartawan. "No, I say no!" tegas Hamid dengan nada tinggi. Karena masih terus dibuntuti, Hamid kemudian berbalik arah kembali menuju lobi. "Anda ini kayaknya tidak menghargai HAM orang ya," cetusnya.Karena kesal, Hamid kemudian masuk lagi ke Graha Pengayoman.Pengawal Hamid meminta wartawan memahami kondisi bosnya. "Dimaklumi ya Mbak, dimaklumi," tutur salah satu pengawal itu.
(umi/nrl)











































