Lukman Edy Jadi Menteri, MLB Ancam PKB
Kamis, 10 Mei 2007 07:47 WIB
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih belum solid juga. Bibit-bibit perpecahan ternyata masih terpelihara dan makin besar setelah Lukman Edy diangkat jadi menteri. Muktamar Luar Biasa (MLB) mengancam. Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar terlihat sudah tidak akur dengan Gus Dur dan Yenni. Gus Dur tersinggung karena tidak diajak koordinasi oleh Muhaimin dalam pengajuan Lukman Edy sebagai menteri kabinet SBY-JK. Biasanya, bila konflik sudah melibatkan Gus Dur, maka penyelesaiannya akan cukup panjang dan serius. Selama ini Gus Dur selalu menang. Kasus terpentalnya Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul bisa menjadi bukti dalam kasus ini. Muhaimin Iskandar belum mau berkomentar lebih jauh mengenai konflik baru di PKB ini. Rabu (9/5/2007) kemarin, meski didesak wartawan, Muhaimin tetap pada pendiriannya untuk tidak mau memperkeruh suasana dengan tidak memberikan komentar apa pun. Namun, Yenni Gus Dur seakan-akan menggebu-gebu. Dia menjelaskan bahwa sebagai ketua dewan syuro, Gus Dur tidak dilibatkan dalam penunjukan Lukman Edy. Dia menilai Muhaimin melakukan kesalahan dalam hal ini. Sebab, dewan syuro seharusnya dilibatkan dalam pengambilan kebijakan-kebijakan penting. Menurut Yenni, DPP PKB akan segera menggelar rapat membahas masalah ini. Informasi yang didapatkan detikcom, Kamis (10/5/2007), saat ini sudah terbentuk dua kubu di tubuh PKB: kubu Yenni yang dibackup Gus Dur dan kubu Muhaimin Iskandar. Pendukung kubu Yenni dan Gus Dur cukup banyak, terutama dari DPW-DPW. Mereka akan menuntut penyelenggaraan MLB dalam kasus ini. Bila sampai urusan ini sampai di MLB, maka diperkirakan posisi Muhaimin akan mendapat lampu kuning. Muhaimin bisa terpental dari kursi ketua umum PKB. Namun, bila Muhaimin bisa memainkan lobi sehingga MLB tidak terealisasikan, maka posisi sarjana politik dari UGM itu bisa aman. Rapat pleno mengenai masalah ini akan digelar Selasa (15/5/2007). Hingga saat ini, kedua kubu masih melakukan konsolidasi. Kubu Muhaimin tentu tidak menginginkan MLB akan digelar. Sementara kubu Yenni Gus Dur sudah bertekad untuk menuju arah MLB. Isu liar yang berkembang, Yenni kabarnya juga akan mengusung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul untuk melakukan kolaborasi menyelesaikan konflik itu.
(asy/nrl)











































