Kubu Helmi Nasution Sesalkan Bentrokan di UISU
Kamis, 10 Mei 2007 03:03 WIB
Medan - Salah satu kubu yang berseteru, Helmi Nasution, yang juga mengklaim sebagai Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), seperti halnya Hj Syahriani, menyayangkan terjadinya bentrokan di kampus universitas tersebut.Melalui Amrin Karim, Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan UISU versi Helmi Nasution, penyerangan itu dikatakan sebagai sebuah tindakan yang sangat memprihatinkan dan sebenarnya tidak perlu, sebab jalan untuk islah (berdamai) antara kedua kubu masih terbuka lebar."Saat ini sengketa kepengurusan yayasan masih dalam proses pengadilan. Mengapa harus melakukan penyerangan ke kampus? Tunggu lah proses persidangan selesai. Itu yang sebaiknya," kata Amrin Karim kepada wartawan di Mapolsekta Medan Kota, Jalan Stadion Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/5/2007).Amrin yang datang ke polsek untuk melihat kondisi anggotanya yang diperiksa polisi, menyatakan sebenarnya kubu Helmi Nasution tidak pernah melarang Hj Syariani untuk datang ke universitas swasta pertama di Sumatera Utara itu."Kita selalu welcome kok. Mereka saja yang tidak mau. Makanya kita heran jika dikatakan menguasai kampus," kata Amrin Karim.Mengenai sekitar 150 orang 'pasukan' Helmi Nasution yang menguasai kampus dengan bersenjatakan senjata tajam, Amrin mempersilakan polisi memproses kasus itu secara hukum."Tetapi kasus penyerangan ini, yang menimbulkan banyak korban luka, juga harus diperiksa," kata Amrin Karim.Menurut Amrin, pasca bentrokan ini, pihaknya masih terbuka untuk melakukan perundingan mengenai kepengurusan yayasan. Hanya saja, proses hukum kasus penyerangan tidak bisa dikesampingkan.
(rul/gah)











































