Sungai Wampu Meluap
Ratusan Rumah Terendam Air di Langkat
Kamis, 10 Mei 2007 02:25 WIB
Jakarta - Ratusan rumah yang berada di sepanjang tepian Sungai Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terendam air karena luapan air sungai, Rabu (9/5/2007). Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir menjadi penyebabnya .Rumah-rumah yang terendam banjir itu di antaranya bantaran sungai di Dusun I Desa Pantaigemi Kecamatan Stabat, serta Desa Pertumbukan, Desa Bukit Melintang, dan Desa Stabat Lama Barat di Kecamatan Wampu. Ketinggian air rata-rata antara 30 cm hingga 1 meter.Sejumlah warga menyatakan, air sungai mulai naik dan semakin deras mulai Rabu pagi. Warga yang masih trauma dengan banjir besar pada akhir Desember 2006, mulai berkemas-kemas, siap untuk mengungsi. Apalagi ada beberapa tanggul yang dulunya jebol, masih belum diperbaiki hingga kini."Air mulai naik sejak pagi hari, dengan sangat mendadak. Akibatnya, banyak warga yang menjadi kelabakan dan tak mampu menyelamatkan barang-barang ke tempat lebih tinggi," kata Uncu (40), salah seorang warga.Kondisi tersebut, mengakibatkan jalur transportasi dari Desa Petumbukan menuju Desa Bukit Melintang selama ini menjadi jalan pintas, dengan menggunakan alat penyeberangan getek tidak berfungsi. Sebagai antisipasinya warga Bukit Melintang yang ingin keluar dari desanya, terpaksa mencari alternatif jalan lain kendati harus menempuh jarak hingga 8 kilometer.Namun pada Rabu sore, air perlahan mulai surut, sehingga kecemasan warga mulai berkurang. Kendtai begitu, warga mengaku belum berani kembali ke kediaman mereka, khawatir air meluap kembali.Kendati tidak sampai mengungsi, namun luapan air ini ini menyebabkan sejumlah areal pertanian palawija terendam air. "Tidak sangka bakal banjir. Ini kan musim kemarau," kata Marwan, seorang warga yang lahannya terendam air.
(rul/gah)











































