Jusman Akui Hatta Lebih Pintar
Rabu, 09 Mei 2007 22:17 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) yang baru, Jusman Syafii Djamal, mengakui Menhub pendahulunya lebih pintar daripada dirinya. Kelebihan mantan Menhub Hatta Rajasa itu tidak hanya di bidang akademis, tapi juga di politik..Hal itu disampaikannya pada acara sertijab di Gedung Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2007). "Pak Hatta Rajasa adalah teman saya ketika masih kuliah. Hanya beliau lebih pintar, karena duluan tamat (kuliah) dari saya," seloroh Jusman dalam sambutannya yang disambut tawa para hadirin. Selain itu dalam berpolitik, Jusman menilai Hatta juga lebih pintar, sehingga untuk masa yang akan datang, dirinya tetap akan belajar dari Hatta dalam menjalankan roda di Dephub. "Beliau itu juga teman saya selama bergelut di bidang politik (waktu kuliah). Saya hanya tidak masuk di bidang politik, saya terkurung di pabrik bernama PT Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) selama 23 tahun, saya mohon kepada Bapak Hatta untuk dibimbing selalu," tutur Jusman. Jusman Tak Akan Jadi Virus Menyadari sebagai orang yang baru memimpin di Dephub, Jusman memilih untuk meneruskan sistem yang sudah dibangun oleh pendahulunya. Dia tidak akan merombak secara total sistem yang ada. "Saya tidak akan bertindak sebagai virus yang begitu datang menghancurkan sistem di Dephub ini sehingga hang seperti komputer. Saya akan membuat sistem di Dephub ini lebih baik dan lebih maju," ujarnya. Fokusnya adalah menuju zero accident, karena transportasi tanpa keselamatan itu hanya akan membebani ekonomi. Selain itu, latar belakangnya sebagai orang pabrik membuat keselamatan tidak bisa ditoleransi, namun hal tersebut tidak bisa seketika. "Tentunya zero accident itu tidak bisa seketika. Tapi harus melalui improvement seperti orang Jepang itu kaizen (perbaikan terus menerus)," ujarnya.Jusman juga bercerita ketika melalui fit and proper test dengan Presiden, dirinya dinasehati presiden untuk bekerja keras memperbaiki sektor tranportasi seperti yang sudah dilakukan Hatta Rajasa. "Presiden mengatakan, Pak Jusman harus meniru dan mengikuti langkah dari Pak Hatta. Beliau bekerja keras siang dan malam, bertindak cepat untuk membangun sektor perhubungan dan melayani masyarakat Indonesia," ujarnya. Presiden berharap agar dirinya bekerja lebih keras lagi, jauh melebihi Hatta untuk memperbaiki sektor perhubungan terutama menerapkan keselamatan. "Presiden mengatakan, sudah cukup masyarakat Indonesia mengalami kecelakaan. Bapak harus bekerja lebih keras untuk mengedepankan aspek keselamatan, seperti beliau (Hatta). Untuk itulah beliau (Hatta) saya tempatkan menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)," tuturnya. Sementara untuk internal Dephub sendiri, Jusman akan melakukan reposisi, menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat.
(nwk/ptr)











































