Generasi Bio Energi Dukung Penuh Reshuffle SBY
Rabu, 09 Mei 2007 19:16 WIB
Jakarta - Sejumlah pimpinan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Generasi Bio Energi mendukung sepenuhnya reshuffle kabinet SBY jilid II. Mereka juga mendukung dipertahankannya Adhyaksa Dault sebagai Menneg Pemuda dan Olahraga (Menneg Pora). Generasi Bio Energi ini terdiri dari KNPI, PP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), BKPRMI, DPP Kaum Muda Demokrat, Pelajar Islam Indonesia, Pemuda Katolik, Pemuda Tani Indonesia, Gema Kosgoro, Gerakan Pemuda Sehat, dan sejumlah OKP lainnya. Mereka menilai pergantian dan rotasi menteri kabinet merupakan sepenuhnya hak prerogatif presiden. Presiden yang lebih mengetahui menteri yang layak direshuffle."Reshuffle kabinet adalah prerogatif presiden. Beliau lebih tahu mana yang pas sebagai mitra, mana yang tidak," kata Sekjen DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Munawar Fuad Noeh dalam jumpa pers di Restoran Kelapa Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (9/5/2007).Menurut Munawar, persoalan kepemudaan di tanah air bukan saja tanggung jawab kementerian kepemudaan. Tapi juga tanggung jawab presiden dan menteri-menteri lain yang terkait secara tidak langsung dengan problematika kaum muda."Seperti soal pengangguran, kenakalan, penyalahgunaan obat, dan persoalan sosial lainnya juga menjadi tanggung jawab kementerian lain. Tidak saja Pak Adhyaksa. Karena ini persoalan bangsa," ujarnya.Hal senada juga dikatakan Ketua Umum DPP Kaum Muda Demokrat (KMD), Aswin Nasution. Menurut dia, selama menjabat sebagai Menneg Pora, Adhyaksa sudah cukup bagus dalam merespons aspirasi pemuda Indonesia. "Pak Adhyaksa adalah bekas ketum KNPI. Pasti dia tahu hal yang harus dilakukan terkait soal kepemudaan. Beliau tidak bisa sendiri bekerja. Kita siap bermitra dengan Menneg Pora," imbuh Aswin.Aswin menyesalkan adanya sejumlah kelompok mahasiswa yang mendesak agar Adhyaksa dicopot dari kabinet. "Menurut saya ada oknum-oknum mahasiswa yang mereka terjebak oleh intrik-intrik politik tertentu," tegasnya.Dia juga mengatakan reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden SBY telah memenuhi harapan publik dalam memperbaiki citra dan kinerja pemerintahan. "Berikan kepada pemerintah kesempatan untuk bekerja 2,5 tahun yang tersisa ini.Kami pemuda siap bermitra untuk mendukung pemerintah," pungkasnya.
(rmd/asy)











































