Arman: Hendarman Memang Lebih Segar Daripada Saya
Rabu, 09 Mei 2007 16:42 WIB
Jakarta - Pencopotan Abdul Rahman Saleh sebagai Jaksa Agung adalah dengan alasan penyegaran. Pria yang akrab disapa Arman ini pun mengakui penggantinya lebih segar."Kalau ini (penyegaran) persoalannya, dia (Hendarman Supandji) lebih segar. Paling tidak 5 tahun lebih muda dari saya," seloroh Arman disambut gelak tawa.Hal ini disampaikan dia saat sertijab di sasana Bina Karya, Gedung Utama Kejagung, Jl Hasanuddin, Jakarta, Rabu (9/5/2007).Pria berkacamata ini berpesan kepada Hendarman untuk tidak melupakan sejumlah kasus yang menjadi PR Kejagung, antara lain Munir, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dan kasus Soeharto."Saya sudah tidak Jaksa Agung lagi, jadi bisa galak-galak begini ngomongnya," cetusnya yang disambut tawa para undangan.Pria yang pernah main film layar lebar Kabut Sutra Ungu dan Walisongo ini juga berpesan untuk perhatikan orang kecil, jaksa-jaksa di daerah, dan pegawai yang pangkatnya rendah."Termasuk soal tinggi badan dalam penerimaan jaksa, jangan dijadikan persoalan lagi," imbuh Arman.Diceritakan dia, pernah ada orang dari Bekasi yang datang sambil menangis ke rumahnya. Orang itu sedih lantaran tidak bisa diterima sebagai jaksa karena tingginya kurang 1 cm."Itu saya tidak habis pikir. Memangnya di sini (kejaksaan) itu peragawan. Jadi jangan sampai menghina orang kecil," kata Arman yang lagi-lagi disambut tawa.Arman membeberkan telah bertugas sebagai Jaksa Agung sejak 20 Oktober 2004. Karena itu, dia menjadi Jaksa Agung selama kurang lebih 921 hari."Dulu ada pejabat di Gedung Putih menulis Memoar 1.000 Hari di Gedung Putih. Mudah-mudahan saya sempat menulis Memoar 921 Hari di Gedung Bundar," harap dia.
(nvt/sss)











































