Arman: Orang Senang Mengadu-adukan Saya dengan Hendarman
Rabu, 09 Mei 2007 14:53 WIB
Jakarta - Kelebihan dan kekurangan menteri baru dengan menteri lama Kabinet Indonesia Bersatu selalu dibanding-bandingkan sejumlah pihak. Tapi Arman masih bisa menertawakannya."Kejaksaan itu satu, tidak ada yang dihukum mati, ditahan, atau dikeluarkan kalau tidak saya teken. Orang memang senang mengadu-adukan saya dengan Hendarman," kata mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh alias Arman sambil tertawa. Hahaha...!Pernyataan Arman dilontarkan saat menjawab pertanyaan wartawan tentang dirinya diganti lantaran Hendarman lebih berani usai pelantikan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2007).Apa karena Hendarman sukses memimpin Timtas Tipikor? "Oh itu karena dia saya yang suruh. Kalau anak atau adik kamu berhasil, gimana...," ujar Arman tanpa melanjutkan ucapannya.Arman mengaku telah sukses memberantas korupsi dan sukses melahirkan jaksa agung baru.Pos BaruDalam kesempatan itu, Arman menolak membocorkan percakapannya saat menerima salam perpisahan dari Presiden SBY."Oh nggak, nggak ada, kata-kata sedih apa, tiap menteri beda-beda omongannya, ujarnya.Arman juga menolak menyebutkan pos baru yang bakal ditempatinya."Itu sudah diomongin dari tempo-tempo dulu. Nanti saja biar surprise," kata pria berkacamata ini.Lebih lanjut, Arman membeberkan isi surat yang dikirimkan Presiden SBY saat mencopotnya menjadi jaksa agung."Semua menteri dapat surat, buat saya isinya bangus, tidak ada masalah dengan kinerja, sudah berbuat banyak, tetapi Presiden ingin menyegarkan saja. Saya kan lebih tua dari Hendarman," bebernya.
(aan/sss)











































