Alat Pemukul TNI AL Masih Kurang

Alat Pemukul TNI AL Masih Kurang

- detikNews
Rabu, 09 Mei 2007 14:46 WIB
Jakarta - Peralatan militer untuk jenis pemukul bagi TNI AL seperti kapal tempur atau kapal patroli dinilai masih kurang. Sedangkan untuk transportasi sudah cukup memadai."Saya kira kalau bisa dihitung-hitung kemungkinan untuk TNI AL 30 persen untuk pengadaan peralatan jenis pemukul belum cukup. Karena yang ada saat ini bukan alat pemukul, tapi hanya kapal patroli," kata Kepala Staf AL Laksamana TNI Slamet Subijanto di sela acara seminar "Mengatasi Ancaman Non Tradisional dan Terorisme Maritim" di Gedung Jala Puspita, Wisma Pati Lumba-lumba, Jalon Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/5/2007).Departemen Pertahanan sebelumnya mengatakan pengadaaan alat utama sistem pertahanan (Alusista) hingga 20 tahun mendatang hanya untuk alat transportasi atau 70 persen untuk alat angkut dan sisanya 30 persen untuk alat pemukul.Menurut Slamet, alat angkut untuk transportasi TNI AL sudah cukup. Karena menurutnya, Kapal Republik Indonesia (KRI) yang ada saat ini bisa digunakan sebagai alat transportasi. "Hanya saja kemampuan angkutnya yang sangat terbatas," tukasnya.Jika alat transportasi yang lebih diutamakan bagi TNI, maka pihaknya akan menerima keputusan itu. "Tinggal bagaimana menyiasati anggaran yang diterima untuk memprioritaskan yang lebih penting," tutur Slamet. Dengan kondisi seperti ini, TNI AL akan tetap menyiapkan kekuatan yang ada, agar mampu mengatasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di laut. "Aksi terorisme di luat sangat kecil terjadi," ungkap Slamet. (mar/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads