Pria Bertato Mawar Bawa Kapak Merah Gagal Rampok Wanita

Pria Bertato Mawar Bawa Kapak Merah Gagal Rampok Wanita

- detikNews
Selasa, 08 Mei 2007 18:50 WIB
Jakarta - Bermodalkan kapak merah, 2 pria masing-masing bertato mawar merah dan kalajengking berusaha merampok seorang wanita di lampu merah. Gagal beraksi, tahanan Mapolsek Tanjung Priok pun jadi tempat tidur sementara.Aryanto dan Atin nekat mencegat mobil yang lewat di lampu merah Danau Sunter Barat, Jakarta Utara. Kedua pemuda berusia 20 tahunan tersebut mendapatkan kapak merah yang diberi kawannya yang bernama Bayu, keduanya nekat melakukan kejahatan ala gerombolan Kapak Merah.Modus operasinya pun diusahakan sama dengan komplotan Kapak Merah. Mencegat mobil yang melintas di jalan raya, kemudian meminta paksa barang-barang yang dibawa oleh pengendara.Nah, yang ketiban sial aksi kedua pemuda tanggung tersebut adalah Linda Kartoso. Selasa (8/5/2007) sekitar pukul 00.30 WIB, seorang diri Linda melintaskan mobil sedannya di lampu merah Danau Sunter Barat, Jakarta Utara. Tanpa disadarinya, Aryanto dan Atin sudah berada di depan mobil dan samping pintu kemudi.Sambil menggedor-gedor kaca mobil, Aryanto dan Atin meminta HP milik Linda. Nekat, Linda menolaknya. Kenekatan itu membuat Atin kesal. Dia lantas mengeluarkan kapak merah dari balik bajunya.Beruntung lampu merah berganti hijau. Tanpa ba bi bu lagi, wanita berusia 37 tahun itu langsung menginjak pedal gas. Wuuushhh!!!Dengan jantung masih deg-degan, Linda mampir ke Mapolsek Tanjung Priok. Dia segera melaporkan peristiwa yang nyaris membuatnya celaka.Polsek Tanjung Priok menindaklanjuti laporan Linda. Polisi yang bertugas langsung ke lokasi kejadian dengan menyamar. Beruntung Aryanto dan Atin masih di tempat tersebut.Rupanya kedua pemuda itu masih penasaran gagal mendapatkan korban. Mereka kembali beraksi melakukan kejahatan serupa. Kesempatan tersebut tak disia-siakan polisi. Mereka dibekuk ketika sedang beraksi, tanpa ada perlawanan.Digiring ke Mapolsek Tanjung Priok, keduanya menolak disebut sebagai komplotan Kapak Merah. Pemuda-pemuda bertubuh ceking tersebut mengaku baru pertama kali melakukan pemalakan di lampu merah."Saya tidak tahu Kapak Merah. Ya, idenya dari Bayu itu. Saya dipinjami, ya nekat-nekat aja. Ini baru pertamakali," kata Atin yang bertato bunga mawar di lengan kanannya.Apa alasan Aryanto dan Atin membawa kapak merah untuk melakukan kejahatan? "Saya bawa untuk menakut-nakuti saja kok, bukan untuk ngebacok," kata Aryanto yang bertato kalajengking di lengan kanannya.Sebagai ganjarannya, kedua pelaku kini meringkuk di tahanan Mapolsek Tanjungpriok, Jl Gorontalo Raya No 1 Jakarta Utara. Mereka akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengrusakan maksimal 5 tahun penjara."Kami ucapkan terima kasih pada warga yang membantu menumpas tindak kejahatan yang memang meresahkan. Memang rawan kejahatan di perempatan-perempatan. Pintu dan kaca harus selalu terkunci untuk menghindari tindak kejahatan," ujar Kapolsek Tanjung Priok Kompol Suparmo di kantornya. Waspadalah! Waspadalah! (ana/sss)


Berita Terkait