Obat Serba Seribu Diluncurkan

Obat Serba Seribu Diluncurkan

- detikNews
Selasa, 08 Mei 2007 12:26 WIB
Jakarta - Obat jelas bukan kebutuhan yang murah dengan makin meroketnya kebutuhan hidup. Namun dengan obat seharga seribu rupiah, masyarakat pun tertolong. "Harga obat itu dari Jakarta sampai Papua semua sama, hanya Rp 1.000," ujar Menkes Siti Fadilah saat peluncuran obat rakyat murah dan berkualitas di Depkes Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2007).Siti Fadilah berani menjamin mutu obat dengan harga Rp 1.000 itu sama dengan obat lainnya. Apalagi obat itu diproduksi PT Indofarma, salah satu BUMN.Ditambahkan Siti Fadilah, obat tanpa merek itu akan diberi label sehingga dapat dijamin keasliannya."Masak obat sudah murah masih mau dipalsu. Mending jual aslinya," cetusnya. Siti Fadilah menjelaskan, meski harganya miring, namun penjual obat tanpa resep dokter itu takkan merugi karena keuntungannya sudah dihitung. Pengecer akan mendapatkan laba 20% dari harga jual (seribu rupiah), sedangkan distributor laba 10%.Bagaimana jika ada pedagang nakal yang menjual obat di atas Rp 1.000? Jelas ada sanksinya."Masyarakat harus lebih aktif menegur ke pedagang dan tidak membeli di toko itu," pinta Siti. Obat serba Rp 1.000 itu ada 20 jenis. Peluncuran dilakukan secara bertahap. Untuk Mei ini ada 11 jenis obat yang diluncurkan dan nama obatnya diawali dengan Indo.11 Jenis obat itu yakni Indo Obat Penurun Panas, Indo Obat Penurun Panas Anak, Indo Obat Cacing, Indo Obat Cacing Anak, Indo Obat Asma, Indo Obat Maag, Indo Obat Tambah Darah, Indo Obat Batuk Cair, Indo Obat Batuk dan Berdahak, Indo Obat Batuk dan Flu dan Indo Obat Sakit Kepala.Sedangkan sisanya akan diluncurkan tahun depan. Antara lain obat asam urat, obat diare, dan darah tinggi. Obat-obat itu mudah ditemukan di apotek dan toko obat. (nik/nrl)


Berita Terkait