Pesawat Lion Air B 737-900 ER Belum Disertifikasi?

Pesawat Lion Air B 737-900 ER Belum Disertifikasi?

- detikNews
Selasa, 08 Mei 2007 06:26 WIB
Jakarta - Beredar isu pesawat Lion Air Boeing 737-900 Extended Range (ER) yang terbang perdana di Indonesia pada 30 April 2007 lalu belum mendapat sertifikasi dari Direktorat Sertifikasi dan Kelaikan Udara (DSKU) Departemen Perhubungan (Dephub). Isu itu pun lantas ditampik DSKU. "Bayi" baru lahir tersebut telah mendapatkan akta kelahiran 2 hari sebelum terbang perdana di Indonesia."Sertifikat pesawat tersebut sudah keluar semua 2 hari sebelum penerbangan perdana di Indonesia," kata Direktur DSKU Dephub Yurlis Hasibuan ketika dihubungi detikcom, Selasa (8/5/2007).Menurutnya, tidak mungkin pesawat itu dapat terbang sebelum keluar sertifikatnya. Untuk itu inspektur DSKU langsung dikirim ke pabrik Boeing di Seattle, Amerika Serikat (AS)."Ada inspektur kita yang kesana, jadi semua sertifikat sudah dikeluarkan di sana (AS)," ujar Yurlis.Sertifikasi pesawat baru tersebut meliputi sertifikat tipe dan model pesawat, sertifikat kelaikan pesawat, dan sertifikat pendaftaran pesawat. Totalnya ada 3 sertifikat yang harus dimiliki."Sertifikat tipe pesawat dikeluarkan dulu oleh otoritas penerbangan di Amerika, Federal Aviation Administration (FAA) sekitar 20-an April, baru DSKU mengeluarkan sertifikat tipenya sekitar tanggal 25," jelasnya.Setelah sertifikat tipe keluar, baru dikeluarkan sertifikat kelaikan pesawat dan sertifikat pendaftaran pesawat. "Pada tanggal 28 sudah keluar semua sertifikatnya. Nomor registrasinya PK-LFF," ungkapnya.Sebelumnya, pesawat yang terbang perdana pada 1 September 2006 di Seattle, AS, ini sudah divalidasi oleh DSKU mengenai desainnya, dan kelaikan desainnya pada bulan Februari 2007. "Validasi membutuhkan waktu yang lama, 10 hari kerja, 7 inspektur DSKU kesana bulan itu," ujarnya.Setelah itu pada Maret 2007, pihak Lion Air mendaftarkan kepada DSKU pesawat baru yang dibelinya itu. Hingga sehari sebelum 30 April 2007, pesawat itu langsung diterbangkan dari AS setelah sempat transit di Bandara Changi, Singapura."Pada waktu terbang ke Indonesia, sudah teregister di Indonesia," pungkasnya. (nwk/ary)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait