Kondisi Satu Bayi Kembar Lima Masih Kritis

Kondisi Satu Bayi Kembar Lima Masih Kritis

- detikNews
Senin, 07 Mei 2007 19:01 WIB
Yogyakarta - Salah satu bayi kembar lima yang lahir di RS Dr Sardjito kondisinya masih kritis. Tim dokter terus memantau kondisi kesehatan bayi berkelamin perempuan yang baru berumur 12 hari itu.Sedamgkan 4 bayi laki-laki yang lahir dari pasangan Rudi Kuswoyo dan Yuli Yohana warga Pacitan Jawa Timur itu telah meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Bayi pertama meninggal pada hari Senin 30 April lalu, kemudian keesokan harinya bayi kedua meninggal dunia. Bayi ketiga dan keempat meninggal pada hari Minggu 6 Mei 2007.Kini tinggal satu bayi perempuan dengan bobot 842 gram yang masih dirawat intensif di ruang Instalasi Maternal Perinatal di Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) RS Dr Sardjito Yogyakarta. "Keempat bayi kembar lima itu meninggal akibat gangguan fungsi organ dalam belum sempurna karena lahir prematur yakni 26 minggu," kata Kepala Humas dan Hukum RS Dr Sardjito Trisno Heru Nugroho, Senin (7/5/2007)Heru mengatakan berdasarkan tim dokter yang merawat yakni dr Setya Wandita, kondisi bayi sudah ada peningkatan berat badan setelah mendapat asupan makanan air susu ibu (ASI) dari orangtuanya. "Sekarang beratnya sudah naik dari 842 gram naik menjadi 870 gram, tapi secara umum perkembangan kondisi organ belum baik," kata dia.Tim dokter juga masih memberikan obat antibiotik terhadap bayi tersebut serta masih menjalani perawaan phototeraphy. Semua alat masih terpasang diinkubator tempat bayi tersebut dirawat agar pertumbuhan bisa membaik terutama untuk organ paru-paru dan ginjal.Dia menambahkan hingga hari ini, biaya perawatan bayi kembar lima itu mencapai Rp 20 juta. Beberapa klaim asuransi juga sudah dibayarkan sehingga sedikit meringankan beban biaya bagi pasangan Rudi dan Yuli. (mar/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads