Kena Asbak Melayang Ali Sadikin, Foke Malah Bersyukur
Senin, 07 Mei 2007 18:40 WIB
Jakarta - Siapa tak kesal kalau dilempari asbak? Mungkin cuma Foke saja yang malah bersyukur. Sang pelempar adalah Ali Sadikin yang saat itu menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Kini Foke menjadi cagub DKI."Waktu itu lagi rapat di meja kerja Pak Ali Sadikin. Asbak melayang ke saya gara-gara suka ngebantah. Tapi lumayan, bos jadi nggak lupa sama saya hehehe," ujar pria bernama lengkap Fauzi Bowo ini yang saat itu menjadi anak buah Ali Sadikin angkatan terakhir.Kisah itu disampaikan dia saat bertandang ke kantor detikcom, Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, pada Jumat 4 Mei 2007.Foke tak memungkiri kalau dirinya mengidolakan gaya kepemimpinan Ali Sadikin dalam menjalankan tugas sebagai orang nomor satu Jakarta. Namun wakil gubernur DKI Jakarta ini juga mengidolakan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso."Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan pada zamannya. Yang kurang ya dilupakan, kekuatannya dari masing-masing gubernur ya ditiru. Dua-duanya sama-sama menjabat selama dua periode dan sama-sama punya strong leadership," kata Foke.Citra memiliki strong leadership itulah yang akan diserap Foke. Dia pun teringat pada pesan Ali Sadikin. "Kalau berani jadi gubernur DKI, harus siap jadi tukang sapu, bukan hanya di atas, tapi juga di bawah," katanya mengutip pesan dari pria yang akrab disapa Bang Ali itu.Diakui Foke, banyak arahan dan teladan yang disampaikan Ali Sadikin maupun Sutiyoso sebagai bekalnya melangkah mencalonkan diri sebagai gubernur DKI. "Arahan asbak melayang saja sudah diterima, kurang apalagi," ucapnya sambil terkekeh-kekeh.Kalau dukungan dana kampanye bagaimana? "Ah, kalau itu sih ya modal sendiri aja," ujarnya pelan. Berapa persen dapat dari Sutiyoso? "Yah paling dari sponsor," elaknya. Sudah terkumpul berapa dan berapa yang akan digelontorkan? "Hmmm...blon itung," sahutnya cuek.
(sss/nrl)











































