Kekerasan di IPDN
Nanda Tidak Ikut Merokok
Senin, 07 Mei 2007 18:42 WIB
Sumedang - Nanda Rizky, salah satu praja muda korban pemukulan oleh rekan seangkatannya ternyata tidak ikut merokok. Praja asal Aceh itu justru berusaha mendinginkan ketegangan.Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pengasuhan IPDN Ilhami Bisri di Kampus IPDN, Jl Raya Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (7/5/2007)."Jadi ada empat muda praja yang merokok di barak. Lalu diperingati oleh ketua barak Romanus (pelaku pemukulan terhadap lima rekannya-red). Mungkin bahasanya terlalu keras dan tidak tahu bagaimana selanjutnya maka terjadi pemukulan," ungkap Ilhami. Ketika ditanya apa peran Nanda dalam peristiwa tersebut, Ilhami menyatakan Nanda tidak ikut merokok. Justru dialah yang berusaha melerai. Ilhami mengatakan persoalan ini murni karena kesalahpahaman."Merokok di kampus kami memang merupakan pelanggaran. Mereka kan masih muda jadi sulit diatur dan juga masih belum bisa mengendalikan emosi," katanya.Hingga saat ini, memang belum jelas bagaimana kronologis peristiwa pemukulan lima praja yang terjadi pada Minggu malam (6/5/2007) pukul 22.00 WIB di barak Jabar tersebut. Polsek Jatinangor masih meminta keterangan dari praja yang diduga pelaku, yaitu Romanus asal Papua.Kelima muda praja yang menjadi korban pemukulan adalah Deri Arianto, Nanda Rizki, Fahmi Bachtiar, Aulia Maulana, dan Teungku Muda Wirawan. Semuanya asal Nangroe Aceh Darussalam.
(ern/djo)











































