Lima Korban Pemukulan IPDN Divisum di RSHS
Senin, 07 Mei 2007 18:37 WIB
Bandung - Lima muda praja korban pemukulan oleh rekan seangkatannya divisum di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Hal ini untuk mengetahui seberapa parah luka yang mereka alami.Kelima muda praja tersebut adalah Deri Arianto, Fahmi Bachtiar, Aulia Maulana, Teungku Muda Wirawan, dan Nanda Rizky. Nama yang disebut terakhir mengalami sobek di telinga kiri sehingga sempat dijahit tiga jahitan oleh perawat Klinik Sakit Asrama (KSA) IPDN. Semuanya asal Nangroe Aceh Darussalam."Kita tidak tahu seberapa parah mereka. Oleh karenanya kita akan melakukan visum kepada mereka. Sementara praja yang diduga pelaku tengah kami periksa," ujar Kapolres Sumedang AKBP Budi Setiawan di Mapolres Jatinangor, Sumedang, Senin (7/5/2007).Sementara itu, sekitar pukul 15.30 WIB, lima muda praja korban pemukulan tersebut terlihat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS. Mereka tampak mondar-mandir. Tidak terlihat lebam-lebam di mukanya. Hanya terlihat satu muda praja yang telinga kirinya diperban. Tampak juga beberapa anggota kepolisian yang menggunakan pakaian bebas.Ketika dihampiri oleh wartawan, kelima praja tersebut menghindar. Menurut salah satu perawat IGD, kelimanya akan dirontgen.
(ern/djo)











































