Arman di Kiri Gedung Utama Kejagung, Hendarman di Kanan
Senin, 07 Mei 2007 16:05 WIB
Jakarta -
Ada dua pintu di Gedung Utama Kejagung. Kiri dan kanan. Mobil Abdul Rahman Saleh alias Arman yang sudah dicopot dari jabatan Jaksa Agung ada di sebelah kiri tanpa plat nomor menteri. Mobil Hendarman Supandji yang diangkat menjadi Jaksa Agung ada di sebelah kanan. Berseberangan nih?Entah mungkin tujuannya untuk mengecoh wartawan, mobil keduanya diparkir berbeda pintu. Arah mobilnya juga berbeda. Mobil Arman mengarah ke Terminal Blok M. Sedangkan mobil Hendarman ke arah SMA 70. Hendarman yang sebelum menjadi Jaksa Agung menjabat Plt Jampidsus dan berkantor di Gedung Bundar Kejagung. Namun dia sudah berada di Gedung Utama, tempat bosnya berkantor, sejak Senin (7/5/2007) pagi.Saat pukul 15.00 WIB ketika Presiden SBY mengumumkan reshuffle kabinet terbatas, puluhan wartawan yang menunggu di Kejagung dengan khidmat mendengarkannya melalui berbagai media. Ada yang menyalakan radio di HP dengan mengaktifkan loud speaker. Ada juga yang berbagi earphone.Bahkan pengawal Jaksa Agung terlihat mendengarkan pengumuman reshuffle kabinet di radio mobil pengawal."Wooiii..." teriak wartawan spontan begitu mendengar SBY menyebutkan nama Arman diganti oleh Hendarman Supandji. Informasi yang telah diperoleh hari-hari sebelumnya ternyata memang tidak meleset.Namun pengawal Arman yang sudah mendampingi 2 tahun terlihat diam. "Wah jangan-jangan kita besok nggak ketemu lagi. Jangan-jangan besok pengawal Jaksa Agung baru dari TNI," ucap mereka.Sekadar tahu, pengawal Hendarman selama ini memang berasal dari aparat TNI seperti personel Kopassus dan Polisi Militer (PM).Begitu mendengar kepastian dari SBY tersebut tentang jabatan Jaksa Agung, wartawan pun langsung bergerak ke dua pintu Gedung Utama. Terlihat mobil dinas Toyota Camry Arman masih terpakir di sisi kiri gedung utama. Plat nomor RI 46 sudah dicopot, diganti menjadi B 2053 BS. Sedangkan di sisi kanan terparkir mobil Hendarman yakni Toyota Altis B 1134 QZ.Semalam Arman disebutkan sudah mengangkut lukisan dan foto dari ruang kerjanya di gedung utama. Arman diketahui tak punya barang lain selain lukisan dan foto di ruang kerjanya. Sedangkan buku-buku ada di rumahnya karena dia punya perpustakaan sendiri.Hingga pukul 15.45 WIB, baik Arman maupun Hendarman belum keluar dari Gedung Utama.
(sss/nrl)










































