Ngotot ke Luar Negeri, DPRD Jatim akan Lawan Sweeping
Senin, 07 Mei 2007 13:06 WIB
Surabaya - Para anggota DPRD Jatim ngotot untuk tetap berangkat ke luar negeri. Mereka akan melawan jika ada upaya kelompok maupun LSM anti kunjungan kerja ke luar negeri nekat melakukan sweeping di rumah anggota dewan maupun di Bandara Juanda.Bahkan, anggota FPDIP Zainal Abidin mengancam akan melawan balik jika rumahnya disweeping oleh kelompok-kelompok yang selama ini menentang kunjungan kerja. Sikap perlawanan Zainal Abidin ini dilontarkan di tengah rapat paripurna Penyampaian 4 Rancangan Peraturan Daerah yang dihadiri Gubenur Jatim Imam Utomo di Gedung DPRD Jatim, Jl Indrapura Surabaya, Senin (7/5/2007). Anggota Komisi A ini dengan nada emosi mengacungkan tangan. Interupsi! Dia mengaku terganggu dengan penilaian kinerja terhadap anggota dewan. Apalagi, ketika ada rencana sejumlah elemen masyarakat dan LSM yang akan melakukan sweeping terhadap anggota dewan yang akan berangkat kunjungan kerja ke luar negeri. "Kalau mereka sweeping saya, saya akan mengeroyok mereka duluan," tegas dia. Zainal mengaku secara psikologis hal itu berpengaruh terhadap keluarganya. Bahkan anaknya ikut mempertanyakan kapan keluarganya akan di-sweeping. "Kapan Pak rumah kita akan di-sweeping," kata Zainal menirukan ucapan anaknya.Ia mengaku, masyarakat dan LSM tersebut tidak berhak untuk melakukan sweeping. "Itu pelanggaran HAM. Apa pangkat mereka malakukan sweeping," katanya dengan nada tinggi. Mendengar ucapan Zainal Abidin dengan suara tinggi, anggota dewan lain dan para undangan hanya bisa terdiam dan terbengong. Interupsi yang dilakukan oleh Zainal Abidin tersebut hanya berlangsung 5 menit. Sementara usai Zainal Abidin melakukan interupsi, Ketua DPRD Fathorrasjid langsung menanggapi. "Ya kalau mereka melakukan sweeping akan kita sweeping dulu," jelas Fathorrasjid dengan nada santai. Sedangkan anggota lainnya yang mendengar jawaban Fathorrasjid hanya senyum-senyum saja. Sementara wajah Zainal terlihat masih menahan geram dan kesal. Setelah itu rapat dilanjutkan kembali.
(gik/asy)











































