RI-Singapura Tak Akan Buka-bukaan Rahasia Militer Negara
Senin, 07 Mei 2007 12:09 WIB
Jakarta -
Kerjasama bidang pertahanan Defence Cooperating Agreement (DCA) RI-Singapura dikhawatirkan menguak rahasia militer Indonesia. Namun Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan tidak perlu khawatir."Kita tahu dan mereka tahu bahwa kita sama-sama memahami apa kepentingan dia dan kepentingan kita. Jadi rahasia kita praktis sudah kabur," kata Juwono.Hal itu disampaikan Juwono usai menerima 300 siswa-siswi SMU Taruna Nusantara di kantornya Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (7/5/2007).Juwono mengatakan, saat ini Indonesia hidup dalam keterpautan antara negara tetangga yang begitu erat, seperti Indonesia - Malaysia - Singapura."Jadi kerjasama di bidang apa pun, baik ekonomi, politik dan teknologi kedaulatan itu akan menjadi bersifat nisbi, tidak mutlak," tandasnya.Dengan ditandatanginya DCA, lanjut Juwono, TNI tidak akan menjadi penonton saja. Justru sebaliknya, TNI punya akses teknologi dan keterampilan untuk latihan bersama dengan memanfaatkan dana dan fasilitas dari Singapura.Saat ini, kekuatan militer Singapura dengan negara ASEAN sangat jomplang. Singapura memiliki kekuatan militer paling canggih terutama dalam teknologi dan pesawat tempur bahkan pesawat itu membeli 7 kapal fregat jenis siluman dengan panjang 110 m dari Prancis.
(ken/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































