Komposisi Kabinet Baru Masih Meragukan Publik

Komposisi Kabinet Baru Masih Meragukan Publik

- detikNews
Senin, 07 Mei 2007 08:38 WIB
Jakarta - Komposisi baru Kabinet Indonesia Bersatu sudah beredar luas. Meski keinginan publik sudah diakomodir, susunan kabinet itu dianggap masih meragukan."Kalau bisa dibilang, publik masih belum bisa menarik nafas lega. Track record beberapa orang baru itu kan belum kelihatan. Siapa mereka, mengapa mereka yang dipilih," tanya guru besar Ilmu Politik UI Prof Dr Maswadi Rauf kepada detikcom, Senin (7/5/2007).Track record calon menteri SBY yang dipertanyakan Maswadi di antaranya Muhammad Nuh yang akan ditempatkan sebagai Menkominfo dan Jusman Syafei Djamal yang akan menduduki posisi Menhub. Muhammad Nuh adalah mantan rektor Institut Teknologi Surabaya (ITS). Sedangkan Jusman, mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia."Latar belakang mereka ini apa. Kalau mantan rektor ITS, (Muhammad Nuh) bidangnya apa? Jusman juga latar belakangnya apa? Belum banyak diketahui orang. Yang lebih ahli kan sebetulnya banyak," cetus Maswadi.Namun Maswadi berharap Presiden SBY memiliki informasi lengkap mengenai orang-orang tersebut. Sehingga mereka bisa ditempatkan di posisi yang tepat."Presiden juga harus tepat memilih orang-orangnya, jangan kemudian meminta waktu 1 tahun lagi untuk belajar. Bisa keburu habis waktunya. Harus yang langsung tune in," tutur Maswadi.Reshuffle kali ini, imbuh dia, merupakan kesempatan bagus agar SBY membuat kabinetnya lebih cepat bergerak. Sayang dilihat dari komposisi kabinet yang sudah beredar, dia menilai tidak terlalu banyak perubahan berarti. Karena masih ada orang-orang yang hanya bergeser posisi. Sedangkan muka barunya hanya 5 orang."Kesempatan ini tidak digunakan sepenuhnya oleh Presiden. Memang Yusril (Mensesneg Yusril Ihza Mahendra) dan Hamid (Menkum HAM Hamid Awaludin) sudah tersingkir untuk memenuhi keinginan publik," kata dia. Sekadar diketahui, pos menteri yang mengalami reposisi atau diisi wajah baru adalah Mensesneg Hatta Rajasa, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menkominfo Muhammad Nuh, Menhub Jusman Syafei Djamal, Menteri PDT Lukman Edy, Menkum dan HAM Andi Mattalata, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Sedangkan posisi menteri yang masih belum jelas adalah Mendagri. Sedangkan sisanya masih diisi wajah-wajah lama. (umi/nrl)


Berita Terkait