Kaban: SBY Punya Rencana yang Baik untuk Yusril
Minggu, 06 Mei 2007 16:33 WIB
Bogor - Ancaman Partai Bulan Bintang (PBB) yang akan mencabut dukungan kepada pemerintah SBY-JK jika Yusril Ihza Mahendra dicopot tak terbukti. PBB memahami pencopotan Yusril. PBB juga yakin Presiden SBY memiliki rencana yang baik untuk Yusril. "Saya kira Presiden punya rencana sendiri yang cukup baik. Dan ini tidak memutus hubungan silaturahmi antara Presiden dengan Pak Yusril. Karena reshuffle bukan karena kesalahan," kata Kaban seusai bertemu Presiden SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (6/5/2007). Sejak awal, kata Kaban, PBB mengatakan pergantian kabinet merupakan masalah biasa. "Tidak ada yang perlu dipersoalkan," ujar Kaban. Pernyataan Kaban ini berbeda dengan hasil rapat di rumahnya beberapa jam yang lalu yang mempersoalkan pencopotan Yusril dari Mensesneg. Surat SBY dan Bukan Kasus Hukum Menyangkut posisi Yusril, menurut Kaban, presiden telah membuat surat langsung kepada Yusril mengenai pemberhentian ini. "Yang jelas, pemberhentian ini tidak ada kaitannya dengan masalah hukum. Semua untuk perbaikan kita bersama, bernegara dan kepentingan nasional," jelas Kaban.Sebelumnya, informasi yang beredar, setelah dicopot dari Mensesneg, Yusril akan diminta menjadi Dubes RI untuk Malaysia. Namun, kabarnya Yusril menolak. Mengenai hal ini belum ada konfirmasi.
(asy/ana)











































