Gus Ipul Dicopot Bukan Karena Berkinerja Buruk

Gus Ipul Dicopot Bukan Karena Berkinerja Buruk

- detikNews
Minggu, 06 Mei 2007 13:20 WIB
Jakarta - Saifullah Yusuf sudah dipastikan digusur dari Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT). Pria yang sering disapa Gus Ipul ini sudah diberitahu Sekretaris Kabinet (Seskab) Sudi Silalahi mengenai pemberhentiannya. Gus Ipul dicopot karena saat ini bukan representasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Informasi yang didapatkan detikcom, Minggu (6/5/2007), Gus Ipul telah dihubungi Sudi Silalahi pada Jumat (4/5/2007) lalu. Sudi menyampaikan bahwa Presiden akan memberhentikan dengan hormat Ketua Umum GP Ansor itu dari jabatan menteri. Saat itu Sudi menyampaikan alasan pemberhentian Gus Ipul. "Pak Sudi menyampaikan bahwa Gus Ipul diberhentikan bukan karena memiliki kinerja buruk. Namun, Gus Ipul diberhentikan karena Gus Ipul bukan lagi menjadi representasi dari PKB," ujar sumber detikcom. Kepada Gus Ipul, menurut sumber detikcom, Sudi juga mengatakan, jika tidak ada aral melintang, pada 2009 nanti Gus Ipul bisa kembali bergabung dalam kabinet SBY. "Nampak SBY sudah yakin 2009 nanti bakal terpilih lagi," tutur sumber itu.Gus Ipul menerima saja keputusan Presiden SBY. Namun, PPP, partai yang kini didiami Gus Ipul sempat bergolak. Namun, karena pemberhentian Gus Ipul secara politis kuat, PPP sepertinya juga batal untuk melakukan penolakan terhadap pencopotan Gus Ipul. Saat dipercaya sebagai menteri dua setengah tahun lalu, Gus Ipul merupakan Sekjen DPP PKB. Namun, seiring dengan konflik internal PKB, Gus Ipul pun terpental dari partai yang didirikan Gus Dur itu. Beberapa bulan lalu, Gus Ipul melompat ke PPP. SBY telah memanggil Sekjen DPP PKB Luman Edi ke Cikeas pada Sabtu (5/5/2007) malam. Lukman Edi akan diposisikan SBY sebagai pengganti Gus Ipul. Dengan penempatan Lukman Edi di kabinet, maka jatah dua menteri untuk PKB tetap aman. Satu kursi menteri yang telah diperoleh PKB adalah Menakertrans yang saat ini diduduki Erman Soeparno. (asy/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads