Briptu Bagus-Vita Surat-suratan

Polisi Tembak Istri

Briptu Bagus-Vita Surat-suratan

- detikNews
Sabtu, 05 Mei 2007 16:48 WIB
Briptu Bagus-Vita Surat-suratan
Surabaya - Keinginan Vita Puspita bertemu suaminya yang telah menembak wajahnya karena dituduh selingkuh, kandas karena polisi belum mengizinkan Briptu Deni Bagus Hariyanto meninggalkan tahanan Polresta Surabaya Timur.Namun perasaan kangen pasangan muda ini sedikit terobati meski hanya sekadar berkirim surat.Setelah Briptu Bagus melayangkan surat berisi ungkapan cintanya dan keinginannya untuk menemani Vita di rumah sakit, kini giliran Vita membalasnya.Uniknya surat Vita yang dititipkan kuasa hukum suaminya, Sunaryo Hadi Wibowo ini hanya ditulis di balik kartu nama. Isinya: "Pa... Mama ingin cepat kembali bersama. Yang sabar di sana. Ta tunggu. Cepat tengok mama ya...""Pesan ini akan saya sampaikan ke Bagus secepatnya," kata Sunaryo Hadi Wibowo yang biasa disapa Bowo ini kepada wartawan di kantor detikcom biro Surabaya, Jl Prof Dr Moestopo 11 A, Surabaya, Sabtu (5/5/2007).Sebelumnya, Bowo menjenguk Vita yang masih dirawat di Ruang Observasi Intensif (ROI) lantai III RSU dr Soetomo. Selama sekitar 1 jam Bowo bertemu Vita yang saat itu didampingi ibunya Ny Hamsiah.Menurut Bowo, Vita berniat mencabut laporannya ke polisi. "Istrinya benar-benar masih cinta dan ingin berkumpul lagi," kata Bowo.Vita nampaknya ingin meringankan pasal yang menjerat suaminya. "Bila laporannya dicabut, maka pasal 4 UU 22/2003 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga akan hilang. Tapi klien saya tetap kena pidananya," tegasnya.Orangtua Vita, lanjut Bowo, sebenarnya sangat menyesalkan perbuatan menantunya. Namun lantaran anaknya masih memiliki rasa cinta, maka mereka hanya bisa pasrah. Sebab Vita mengakui turut berbuat salah dalam peristiwa penembakan ini."Bu... Aku ijek cinta. Sing salah aku. Nek aku nggak SMS, nggak akan terjadi kejadian ini". (Bu... Aku masih cinta. Yang salah aku, jika saja aku tidak SMS, tidak akan terjadi kejadian ini)," kata Vita kepada ibunya maupun Bowo.Pengakuan Vita kontan membuat hati orangtuanya yang sebelumnya tidak terima dengan ulah menantunya itu luluh. Hanya saja mereka khawatir kejadian ini akan terulang lagi. "Sudahlah Pak Bowo... terserah anakku saja, wong mereka masih cinta," kata Ny Hamsiah. (gik/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads