PKS Tidak Ancam Tarik Dukungan Pemerintahan SBY-JK
Sabtu, 05 Mei 2007 15:22 WIB
Jakarta - 2 Menteri PKS konon akan masuk kotak reshuffle kabinet jilid II. Meski begitu, PKS tidak akan menarik dukungannya terhadap pemerintahan SBY-JK."Jadi tidak ada itu ancaman tarik dukungan," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada detikcom Sabtu (5/5/2007).Tifatul mengatakan, PKS juga sudah diajak Presiden SBY mengenai rencana reshuffle yang akan diumumkan SBY dalam waktu sangat dekat itu.Berdasarkan perbincangan itu, lanjut Tifatul, 2 menteri PKS tetap akan menempati posnya terdahulu."Jadi tidak benar PKS tidak diajak bicara, SBY sudah bicara dengan kami dan mengatakan bahwa menteri-menteri dari PKS tetap pada posisi semula. Kita masih pegang komitmen itu," tegas Tifatul.Pernyataan Tifatul meluruskan pernyataan Wasekjen DPP PKS Fahri Hamzah sebelumnya. Fahri pada Jumat kemarin mengatakan PKS belum diajak SBY berbincang mengenai rencana reshuffle. Fahri juga mengatakan, bukan tidak mungkin PKS akan berpikir ulang tentang dukungannya terhadap SBY jika reshuffle jilid II hanya banyak mengakomodir kepentingan Partai Golkar.Terkait:* PKS Minta SBY Ajak Bicara Soal Reshuffle Kabinet
(ken/sss)











































