Pemburu Babi Hutan Tewas Tertembak Senapan Sendiri

Pemburu Babi Hutan Tewas Tertembak Senapan Sendiri

- detikNews
Sabtu, 05 Mei 2007 14:01 WIB
Jember - Ibarat senjata makan tuan, Chandra Hendroyono (45), tewas oleh senjatanya sendiri saat berburu babi hutan. Dorrr!!! Kepala dan lengan anggota Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) ini pun hancur.Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (5/5/2007) dinihari di kawasan perkebunan PTPN XII Kebun Zelandia, Afdeling Sumber Ayu, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur.Saat itu Chandra bersama dengan 3 rekannya yakni Supadi, Suprayogi dan Didik sedang berburu di kawasan kebun tersebut.Mereka mengendarai mobil Toyota Hardtop L 728 J dan tiba di Afdeling Sumber Ayu pukul 01.00 WIB. Chandra dan Suprayogi, sang guide, duduk di atas kap mobil sambil memegang senjata berburu jenis mouser kaliber 30,06 mm yang sudah siap untuk ditembakkan. Dua teman lainnya berada di dalam mobil.Chandra kemudian melihat ada babi hutan di depannya. Dia meminta Didik, sang sopir, untuk menghentikan laju mobil. Didik pun segera menginjak rem.Namun ternyata roda depan kendaraan masuk ke dalam lobang. Chandra kaget dan terpelanting hampir jatuh. Bersamaan dengan itu, jari tangan korban menekan pelatuk mouser miliknya.Dorrr!!! Warga Desa Mojokerep, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Kediri, ini pun bersimbah darah."Senjatanya tiba-tiba meledak mengenai lengan, tembus ke kepala korban. Seketika itu korban jatuh dan tewas dari atas kap mobil," kata Supadi, saksi mata kejadian tersebut.Teman-teman Chandra pun panik dengan insiden tersebut. Mereka langsung berlompatan turun dari mobil, mengambil jasad Chandra, kemudian dibawa ke kantor polisi setempat. Selanjutnya jasad Chandra dilarikan ke RSUD Dr Subandi Jember.Insiden tersebut kini ditangani Polres Jember. Polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain 22 amunisi kaliber 30,06 mm aktif, 1 selongsong peluru milik korban, dan senjata laras panjang semi otomatis mouser yang digunakan Chandra saat berburu.Tiga teman Chandra juga diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jember. Olah TKP juga dilakukan polisi.Kematian Chandra diduga karena faktor kecerobohan. Sebelum meninggal, tiga temannya tak lupa mengingatkan agar Chandra lebih berhati-hati. Bahkan saat dalam perjalanan, Suprayogi juga sudah melarang agar korban tidak memasang peluru terlebih dulu di senjatanya."Saya sudah berulang kali mengingatkan agar peluru jangan dipasang dulu," kata Suprayogi. Namun tampaknya hal itu tidak diindahkan Chandra.Chandra malah sempat menghardik Suprayogi. "Dia bilang, sudahlah. Kalau dipasang seperti ini, begitu ada hewan, langsung tembak," kata Suprayogi menirukan ucapan Chandra. Bantahan Chandra pada akhirnya membuat nyawanya melayang. (gik/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads