10 Negara Sepakat Kerjasama Berantas Pencurian Ikan
Jumat, 04 Mei 2007 18:16 WIB
Jakarta - 10 Negara sepakat bersama-sama memberantas aktivitas pencurian ikandi perairan Laut Cina Selatan, Laut Sulu (Sulawesi), Laut Arafura dan Timor. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi usai acaraRegional Ministerial Meeting on Promoting Responsible Fishing Practices in theRegion di Hotel Patra Bali, Kuta, Bali, Jumat (4/5/2007). Kesepakatan itu dilakukan oleh para menteri keluatan dan perikanan dari Indonesia, Australia, Malaysia, Vietnam, Filiphina, Timor Leste, Singapura, Thailand, Papua New Guinea, dan Brunei Darussalam. "Di kawasan laut yang paling krusial, yaitu laut Cina Selatan, Laut Sulu (Sulawesi), Laut Arafura dan Timor. Kita ingin cara penangkapan ikan di laut itu dilakukan dengan cara yang bertanggungjawab," kata Freddy.Freddy berharap, penangkapan ikan di kawasan tersebut dilakukan dengan bertanggung jawab, seperti penangkapan ikan tuna. Saat ini, ikan tuna yang diburunelayan adalah ikan yang berusia di bawah 10 tahun. Padahal seharusnya, ikan tuna yang layak ditangkap adalah ikan yang berusia rata-rata 20 tahun."Kita ingin ada pertukaran informasi, pengumpulan data secara bersama-sama terhadap ikan tuna. Kita bisa bertukar informasi. Ikan tuna makin hari berkurang karena penangkapan di bawah umur 10 tahun sehingga perkembangan ikan tuna menjadi sulit," katanya.Kerjasama tersebut dilakukan dengan cara pengeloaan sumberdaya yang ada di wilayah masing-masing, pengumpulan dan pertukaran data statistik, pengelolaan usaha dan kapasitas penangkapan, tanggung jawab penggunaan bendera negara, ketentuan pasar regional, membangun kapasitas regional. serta ketentuan pelabuhan sebagai kunci pemberantasan aktivitas pencurian ikan.Kerjasama tersebut juga dalam bentuk penyelesaian secara hukum jika ada nelayan yang ditangkap masing-masing negara. "Kalau ada kapal yang ditangkap, jika duluperusahaan tidak bertanggung jawab dan pemerintahnya lepas tangan, sekarangpemerintah dan perusahaan ikut terlibat dalam pemulangan nelayan," tandas Freddy.
(gds/bal)











































