Kakek Tewas Usai Berkencan dengan PSK di Saritem

Kakek Tewas Usai Berkencan dengan PSK di Saritem

- detikNews
Jumat, 04 Mei 2007 15:47 WIB
Bandung - Maksud hati buka praktek diam-diam, malah jadi geger. Begitulah nasib Laras, PSK di bekas lokalisasi Saritem, Bandung. Tani (68) tewas usai menikmati 'jasa' Laras.Pria gaek bernama lengkap Tani Suriadipraja itu tewas sekitar pukul 12.30 WIB, Jumat (4/5/2007). Jenazahnya kini berada di RS Hasan Sadikin (RSHS), Jl Pasteur, Bandung, Jawa Barat.Kanit Reskrim Polsek Andir, Ipda Uus Syaifullah menjelaskan, sekitar pukul 11.30 WIB Tani mengirim SMS ke Laras yang memang PSK langganannya saat Saritem masih beroperasi. Tani menanyakan apakah Saritem sudah buka atau belum."Laras menjawab belum. Tapi kalau mau datang ya silakan saja," tutur Uus menirukan jawaban Laras.Jawaban Laras tersebut disambut antusias oleh Tani. Sekitar pukul 12.00, Tani bertandang ke rumah Komar di RT 10 RW 7, Kelurahan Kebun Jeruk, Kecamatan Andir. Di rumah ini Tani menyewa kamar untuk berkencan dengan Laras. Tani kemudian kembali mengirim SMS dan meminta Laras datang ke rumah Komar. Laras yang tinggal di rumah milik Arifin, juga di RT 10 RW 7, segera memenuhi permintaan Tani. Tanpa basa-basi, kedua insan ini pun masuk ke dalam kamar.Kepada petugas di Polsek Andir, Laras mengatakan, sebelum 'bertanding' Tani sempat menenggak minuman suplemen dicampur obat kuat. Hal itu memang kebiasaan Tani setiap berkencan dengan Laras."Dia selalu minum suplemen dan obat kuat. Semua itu dibawa Tani sendiri dari luar," ujar Laras.Set pertama berjalan mulus. Sambil beristirahat keduanya sempat ngobrol ngalor ngidul. Tani bertanya bagaimana pekerjaan Laras setelah Saritem resmi ditutup. "Saya jawab sepi," ujar Laras.Namun sekitar pukul 12.15 WIB, tiba-tiba tubuh Tani kejang-kejang dan matanya terbelalak. Dari tenggorokannya pun terdengar suara ngorok yang sangat keras. Melihat kondisi ini, hanya dengan berbalut handuk di tubuhnya, Laras keluar kamar dan berteriak meminta pertolongan.Saat sejumlah orang datang, tubuh Tani masih kejang. Namun beberapa saat kemudian, pria tersebut menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kejadian ini membuat geger warga di bekas lokalisasi tersebut. (djo/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads