Polisi Tembak Istri
Donor Tulang untuk Wajah Vita
Jumat, 04 Mei 2007 15:03 WIB
Surabaya - Kondisi Vita Puspita, korban penembakan oleh suaminya, Briptu Deni Bagus Hariyono, berangsur membaik setelah dirawat di Ruang Observasi Intensif (ROI) RSU dr Soetomo selama 4 hari. Meski tergolong bebas dari infeksi dan stabil, tidak menutup kemungkinan dilakukan bone graft atau donor tulang. Ahli bedah plastik dan Kepala Bagian/SMF Bedah Plastik RSU dr Soetomo dr Syaifuddin Noer SpBP(K) mengatakan, bone graft tersebut akan dilakukan bila tulang-tulang pipih pada wajah ibu bayi 7 bulan itu hancur. "Kita akan memeriksa hasil foto atau CT-Scan terbaru untuk melihat tulang pada wajahnya. Bila tulang pada wajahnya hancur, akan dilakukan donor tulang. Bila tidak, ya kita akan tetap pantau hingga pasien mampu membuka dan menutup mulut," katanya kepada detikcom, Jumat (4/5/2007). Syaifudin menambahkan, donor tulang tersebut akan diambil dari tulang pinggul di bagian Bank Jaringan RSU dr Soetomo. Saat ini tim bedah plastik sudah memberikan plat atau alat penyangga Arch-BAR di bagian tulang rahang. "Alat Arch-BAR ini dibentuk melengkung mengikuti susunan gigi geraham. Setelah itu, akan dilakukan vixasi atau mengikat pelat tersebut ke bagian wajah, agar tidak bergerak selama 3 bulan," jelasnya. Hingga saat ini, kata Syaifuddin, selain sudah diberi antibiotik dan analgetik (obat anti nyeri) wajah Vita terlihat bengkak. Hal itu merupakan proses alami. Bila sudah berjalan 1 hingga 2 minggu, maka bengkak tersebut akan hilang.
(gik/nrl)











































