Reagan Dipuji, Bush Diabaikan

Reagan Dipuji, Bush Diabaikan

- detikNews
Jumat, 04 Mei 2007 12:09 WIB
Washington - Popularitas Presiden AS George W Bush kian memudar. Pemimpin negeri adidaya itu kalah ngetop dibandingkan pendahulunya yang telah meninggal, mantan Presiden Ronald Reagan.Buktinya, dalam debat calon presiden Partai Republik, nama Bush tidak disebut-sebut. Kebanyakan calon presiden Republikan justru memuji-muji Reagan.Hal itu terlihat dalam debat selama 90 menit yang diikuti 10 calon presiden Republikan, seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (4/5/2007). Dalam sesi itu, para kandidat diminta untuk menyebutkan bagaimana mereka akan berbeda dari presiden yang sekarang.Menurut para analis, tiga kandidat utama Republikan: mantan Walikota New York Rudolph Giuliani, Senator Arizona John McCain, dan Mitt Romney enggan terlihat sejajar dengan Bush, yang popularitasnya mencapai rekor terendah dalam berbagai polling.Ketiga figur tersebut memanfaatkan debat tersebut untuk mengangkat nilai-nilai kebaikan Reagan semasa kepemimpinannya. Ketiga kandidat tersebut jelas-jelas mengidolakan Reagan. Tercatat setidaknya ada 19 kali nama Reagan disebut-sebut oleh Giuliani, McCain, dan Romney."Yang bisa kita ambil dari Ronald Reagan adalah besarnya rasa optimis yang dia miliki," kata Giuliani. "Dia memimpin dengan membangun kekuatan Amerika, bukan menjatuhkan Amerika," imbuhnya.Sedangkan McCain mengatakan, dirinya akan berupaya mengurangi pembelanjaan negara seperti yang dilakukan Reagan selama memerintah.Sementara Romney memuji Reagan sebagai seorang "presiden kuat". Dia juga memuji kekuatan filosofis Reagan.Kandidat-kandidat lainnya juga menggunakan sesi debat itu untuk memuji kepemimpinan Reagan. Seperti yang diungkapkan oleh kandidat Tommy Thompson, mantan Gubernur Wisconsin, yang memuji kemampuan Reagan untuk menyatukan."Seorang presiden harus mampu untuk tampil dan berbicara serta mampu menyatukan," ujar Thompson. "Dan yang hebat mengenai Ronald Reagan adalah dia seorang pemersatu," imbuhnya.Namun meski menghindari untuk tidak menyebut Bush, tak satu pun kandidat yang mengkritik presiden AS itu. (ita/sss)



Berita Terkait