Mahasiswa UGM Demo Tuntut Jajak Pendapat Pemilihan Rektor
Jumat, 04 Mei 2007 11:18 WIB
Yogyakarta -
Sekitar 200 mahasiswa berunjuk rasa di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Mereka mendesak dilakukan jajak pendapat terkait pemilihan rektor baru universitas tersebut.Aksi unjuk rasa para mahasiswa yang berasal dari BEM seluruh fakultas UGM digelar di Balairung UGM, Bulak Sumur, Yogyakarta, Jumat (4/5/2007). Para mahasiswa mendesak Majelis Wali Amanah (MWA) UGM melakukan jajak pendapat one man one vote untuk menjadi nama calon rektor UGM. Para mahasiswa menilai cara tersebut paling demokratis.Para mahasiswa sempat meminta asisten wakil rektor bidang kemahasiswaan Eddy Hiairej menanggapi tuntutan mereka. Namun Eddy memilih untuk meninggalkan para mahasiswa.Kecewa dengan sikap Eddy, para mahasiswa kemudian meninggalkan balairung. Para mahasiswa bergerak menuju sisi timur gedung pusat UGM. Di tempat ini mereka kembali menggelar orasi mengecam MWA UGM."Dulu MWA sepakat akan menggelar jajak pendapat, tapi sekarang malah dianulir," ujar salah seorang mahasiswa dalam orasinya.Puas berorasi, para mahasiswa kemudian membakar sebuah keranda yang diselimuti kain hitam. Menurut para mahasiswa hal ini sebagai simbol matinya demokrasi di UGM.
(djo/nrl)










































