Tewas Bakar Diri, Rupingah dan Anaknya Tidak Diotopsi
Jumat, 04 Mei 2007 09:25 WIB
Yogyakarta - Keluarga menerima dengan ikhlas kematian Rupingah dan anak bungsunya, Hasbih Novid Akilah, akibat bunuh diri. Mereka menolak jenazah keduanya diotopsi.Permintaan tersebut disampaikan pihak keluarga setelah rapat dengan pihak Muspika setempat. Selain itu, hasil pemeriksaan Puskesmas Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, juga tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan lain pada jasad Rupingah dan anaknya."Keluarga meminta tidak dilakukan otopsi kepada kedua jenazah tersebut. Terkait hal ini kita (polisi) akan meminta pernyataan resmi dari keluarga," kata Kapolsek Ngaglik AKP Suradiono, Jumat (4/5/2007).Karena tidak diotopsi di rumah sakit, sekitar pukul 08.30 WIB, kedua jenazah kemudian dimandikan. Pertama jenazah Hasbih selanjutnya jenazah Rupingah. Proses pemulasaran kedua jenazah hingga pukul 09.00 WIB masih berlangsung.Aksi bakar diri Rupingah ini dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB di rumahnya Dusun Ngelo, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Wanita beranak dua itu nekat melakukan tindakan tersebut setelah terlibat pertengkaran dengan suaminya, Heri Susilo.Anak sulung pasangan ini, yakni Ibnu Rizal (8), nyaris ikut menjadi korban. Beruntung Ibnu berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, tak urung tubuh bocah tersebut menderita sejumlah luka bakar. Ibnu saat ini dirawat di RS Panti Nugroho Pakem.
(djo/nrl)











































