Misteri Kematian Bocah 2 Tahun
Mayat Diotopsi, Makam Dibongkar
Jumat, 04 Mei 2007 08:04 WIB
Depok - Akila Evelynne Ardelia (2) diduga meninggal secara tidak wajar. Pertanyaan ini menyeruak di benak tetangga dan keluarga almarhum Rahmat, ayahanda Akila. Walaupun sebenarnya ibunda Akila, Dewi, menegaskan bahwa anaknya itu meninggal karena sakit."Waktu itu datang surat dari penyidik Polres Depok yang ingin membongkar kuburan Akila. Katanya ada laporan dari keluarga almarhum Pak Rahmat, Akila diduga meninggal tidak wajar," kata Sumardi, Ketua RT 01/12, Kompleks Atsiri Permai, Deptan, Citayam, Depok, saat dihubungi detikcom, Kamis (3/5/2007) kemarin.Sumardi menjelaskan, saat itu warga lalu bermufakat membentuk panitia kecil untuk membantu pembongkaran kuburan Akila pada Kamis, 26 April lalu. "Kita sediakan tenda, tukang gali kuburnya, makanan ala kadarnya, dan kita jaga agar tidak ada warga yang mendekat," imbuh Sumardi yang juga polisi di bagian data Polres Jakarta Barat ini.Penggalian hingga proses otopsi selesai berlangsung selama 2 jam sejak pukul 10.00 WIB. Belasan petugas berpakaian lengkap maupun preman dari Polres Depok berjaga di lokasi. Sedang otopsi dilakukan ahli forensik dari RSCM dr Mun'iem Idris. Dan hasil yang mengejutkan pun didapat."Akila meninggal dengan terdapat luka di bibir, tengkuk, tungkai, dan vagina," kata seorang petugas Polres Depok yang enggan disebutkan namanya kepda detikcom.Saat pembongkaran makam dilakukan, hanya ada keluarga dari pihak almarhum Rahmat, ayah Akila. Sedang keluarga dari pihak ibunda Akila, Dewi, tidak ada satu pun yang datang.Sayangnya, kisah pembongkaran ini berbuntut tak sedap bagi warga sekitar. Pada jumat malam 27 April, dua orang yang mengaku kerabat Dewi, bernama Riski dan Agus, mendatangi rumah Sumardi. Kedua orang tersebut mencak-mencak karena pihak RT membiarkan saja pembongkaran itu tanpa berkonsultasi dengan pihak Ibu Dewi."Saya cuma bilang pembongkaran ini sesuai surat dari Polres Depok. Dan ini tidak melanggar UU," tegas Sumardi.
(ndr/asy)











































