Sutiyoso: BBG Jalan Terus Meski 1 Busway Meledak
Kamis, 03 Mei 2007 16:59 WIB
Jakarta - Ledakan bus Transjakarta alias busway yang terjadi di hanggar busway Jalan Perintis Kemerdekaan Rabu 2 Mei 2007 tidak membuat nyali Gubernur Sutiyoso ciut. Gas tetap dijadikan sebagai alternatif bahan bakar di Jakarta."Tidak akan dihentikan karena gas merupakan bahan bakar yang sangat hemat energi," ujar Sutiyoso di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2007).Menurut mantan Pangdam Jaya itu, ledakan yang menghanguskan 1 armada Transjakarta jurusan Pulogadung-Harmoni terjadi bukan karena asap rokok yang mengepul di sekitar hanggar atau bengkel.Akan tetapi, sambung Sutiyoso, kebakaran terjadi karena adanya percikan api saat tabung gas armada dibuka."Busway kan sekian hari harus diservis, gasnya dikeluarin. Pada saat buka tabung terjadi percikan. Karena dia (teknisi) terlalu terburu-buru, percikan itu tentu saja disambar oleh gas yang dikeluarkan," beber Bang Yos, panggilan akrabnya.Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Nurrachman menyatakan, akibat ledakan 1 armada bus Transjakarta, pelayanan busway tidak terpengaruh. Selain itu servis bus Transjakarta lainnya juga tidak terhambat."Armada cadangan kan bisa menggantikan fungsi bus yang terbakar. Servis bus masih dilakukan, hanya saja di tempat yang berbeda, tapi masih di komplek pool Pulogadung," ujar Nurrachman.Kebakaran 1 armada bus Transjakarta yang terjadi Rabu kemarin membuat 4 teknisi luka parah. Dari 4 teknisi itu, hanya 1 teknisi yang masih dapat berbicara.
(nik/sss)











































