Lapindo Berharap Pemerintah Bantu Tangani Lumpur Sidoarjo
Kamis, 03 Mei 2007 16:00 WIB
Yogyakarta - Setelah sekian lama, penanganan kasus lumpur Sidoarjo tak juga selesai. Lapindo Brantas Inc pun mulai berharap pemerintah pusat turun tangan.Hal itu disampaikan Vice Presiden Human Resource and Relation Lapindo Brantas Inc, Yuni Teryana dalam acar diskusi "Lumpur Lapindo Siapa Bertanggungjawab" di gedung University Center (UC) kampus UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Kamis(3/5/2007).Yuni mengatakan kasus lumpur Sidoarjo itu tidak bisa ditangani oleh Lapindo sendiri karena skalanya sangat besar. Menurutnya kehadiran pemerintah tetap dibutuhkan. "Jadi kita berharap keterlibatan pemerintah tetap harus ada di depan. Misalnya kalau ada negosiasi dengan masyarakat maka yang harus di depan adalah pemerintah. Kalau lapindo di depan sama saja dibenturkan dengan masyarakat," katanya.Dia menambahkan Lapindo tetap akan memenuhi ketetapan pemerintah yakni memberikan ganti rugi 20 persen dan 80 persen itu. Hal tersebut tertuang dalam kesepakatan antara warga dengan Lapindo."Kalau 100 persen itu berarti tidak memberikan kesempatan pada Lapindo. Itu berarti amat sangat memaksakan kehendak dan tidak memberikan kesempatan untuk mengatur cash flow Lapindo," katanya.
(bgs/djo)











































