Layang-layang Bikin Heli Militer Celaka, 9 Orang Tewas

Layang-layang Bikin Heli Militer Celaka, 9 Orang Tewas

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 15:57 WIB
Manila - Gara-gara layang-layang, sebuah helikopter militer Filipina mengalami kecelakaan. Sembilan orang tewas dalam peristiwa maut itu.Demikian disampaikan Kepala Angkatan Udara Filipina Letjen. Horacio Tolentino seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (3/5/2007).Laporan lengkap mengenai insiden pada 28 April di Pulau Cebu, Filipina itu memang belum dikeluarkan. Namun Tolentino mengatakan, benang layang-layang milik seorang anak tampaknya merupakan penyebab kecelakaan itu.Menurut Tolentino, di masa silam, para gerilyawan separatis biasa menggunakan layang-layang untuk menyerang helikopter militer Filipina. Namun insiden kali ini diyakini tidak ada keterlibatan teroris. Sebabnya, layang-layang itu milik seorang anak kecil.Diungkapkan Tolentino, korban yang selamat Kapten Allan Villagarcia mengatakan padanya, saat kejadian, heli naas itu terbang dengan lancar. Di saat akan mendarat di Pulau Cebu, baling-baling heli militer itu terjerat sebuah layang-layang."Tidak ada masalah dengan mesin. Benang layang-layang itu yang menyebabkan macetnya baling-baling," ujar Tolentino.Di lokasi kejadian, benang nylon layang-layang itu ditemukan masih tersangkut di baling-baling pesawat. Helikopter era-Vietnam UH-1H "Huey" yang tengah melakukan latihan terbang itu mengangkut empat orang. Pesawat jatuh ke jalan yang ramai dan menewaskan tujuh orang di lokasi. Dua kru pesawat juga tewas.Dikatakan Tolentino, layang-layang itu diterbangkan di daerah yang sebenarnya dinyatakan terlarang untuk bermain layang-layang guna menghindari kecelakaan pesawat. Namun meski begitu, pihak Angkatan Udara Filipina tidak punya rencana untuk menggugat siapapun atas kejadian ini."Kami tidak menyalahkan siapapun atas apa yang telah terjadi. Orang-orang yang memainkan layang-layang tidak berniat untuk menimbulkan kecelakaan," tandas Tolentino. (ita/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads