Jero Wacik Minta Kepala Dinas Pariwisata Tidak Keluyuran
Kamis, 03 Mei 2007 13:36 WIB
Jakarta -
Di tengah gencarnya isu tentang reshuffle, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik menyempatkan diri membuka Pameran Pariwisata Nasional ke-V di Semanggi Expo, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/5/2007). Menteri asal Bali ini yakin industri pariwasata di Indonesia akan bisa lebih berkembang di masa yang akan datang.Dalam sambutannya pada acara pembukaan itu, Jero Wacik meminta kepada seluruh Kepala Dinas Pariwisata Daerah untuk tetap di tinggal arena pameran hingga acaranya selesai. Karena pengalamannya pada tahun lalu dalam acara yang serupa para pejabat itu tidak secara penuh hadir dan mereka malah jalan-jalan."Tahun lalu saat pembukaan semua hadir, lalu besoknya tinggal setengah dan setelah itu tinggal seperempat. Jangan lagi ada seperti ini," tutur Jero.Dia meminta agar semua pihak melaporkannya kepadanya jika ada kepala dinas yang tidak secara penuh hadir dalam pameran. "Kalau ada kelapa dinas tidak stand by, malah keluyuran laporkan langsung kepada saya, nanti saya yang laporkan ke bupati," ujar Jero.Dia juga mengimbau kepada anak sekolah agar mencintai pariwisata Indonesia. Makanya dalam acara ini dia mengundang sekitar 180 sekolah. "Agar mereka tahu kita ini negara besar. Kalau pun mereka tidak bisa ke Manado, Ambon, Bali atau Irian, mereka cukup melihat pameran ini," kata Jero.Dia juga optimistis dengan pertumbuhan pariwisata Indonesia di masa-masa mendatang. Keyakinannya karena melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2007 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara naik 15 persen dibandingkan tahun lalu. "Bali sebagai lokomotif pariwisata selama Januari, Februari dan Maret mencatat kunjungan wisata terbesar selama 10 tahun. Ini modal kita untuk optimis, kita harus promosi terus," katanya.
(mar/nrl)










































