Ekstradisi Diteken
Kapal Pasir Takkan Lolos dari RI
Kamis, 03 Mei 2007 12:48 WIB
Surabaya - KSAL Laksamana Slamet Subijanto yakin tidak akan ada penyelundupan pasir ke Singapura setelah penandatanganan ekstradisi."Kita sebagai pelaksana di lapangan harus mengamankan perjanjian itu. Kapal pasir tidak akan lolos keluar Indonesia," kata KSAL usai Seminar Kelautan di Kodikal, Surabaya, Kamis (3/5/2007). Sebanyak 10 kapal TNI AL disiagakan di sana untuk menjegal penyelundupan pasir.KSAL juga menyatakan, TNI AL menyiagakan kapal perangnya untuk mengawasi perairan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. "Perbatasan tetap dalam pengawasan. Pasukan tetap disiagakan di sana," kata KSAL.Di Ambalat, TNI AL mengerahkan 7 kapal perangnya untuk menangkal masuknyakapal asing tanpa izin.
(gik/nrl)











































