Briptu Bagus Sering Mengigau Pikirkan Istri yang Ditembaknya
Kamis, 03 Mei 2007 12:17 WIB
Surabaya - Briptu Deni Bagus Hariyono ingin sekali bertemu istrinya, Vita Puspita, di RSU dr Soetomo Surabaya. Dia berharap polisi mengizinkan bertemu dengan istri yang telah ditembak wajahnya karena menudingnya selingkuh. "Sekarang surat pengajuan ke polisi supaya dia diizinkan bisa menjenguk istrinya sedang dibuat. Tiga hari sudah bisa diajukan," kata Sunarno Edi Wibowo, kuasa hukum Briptu Deni Bagus Hariyono, saat dihubungi detikcom, Kamis (3/5/2007). Menurut Bowo, demikian dia biasa dipanggil, kondisi kliennya memprihatinkan karena selalu memikirkan kesehatan Vita dan anaknya, Ivan, yang masih berumur 7 bulan. "Dia susah makan. Kemarin dikasih nasih menolak, hanya mau makan kacang. Dan cuma minum," ungkap Bowo. Bowo juga mengungkapkan jika selama ditahan di Mapolresta Surabaya Timur, Briptu Deni Bagus lebih banyak menangis dan gelisah. "Pikiran dia nggak karu-karuan. Dia tidak bisa tidur sampai kunyel begitu. Dia sangat ingin sekali bertemu dengan Vita untuk minta maaf dan menyatakan penyesalannya," kata Bowo. Bahkan, karena belum bisa bertemu Vita, lanjut Bowo, kliennya kalau pun bisa tertidur di tengah malam selalu terbangun dan mengigau. "Namun positifnya dia sekarang lebih khusyu beribadah dan banyak berdoa untuk kesembuhan istrinya," terangnya. Sedangkan surat sebanyak dua lembar berisi permintaan maaf dan rasa penyesalan Briptu Bagus dikirimkan ke Vita melalui salah satu wartawan media cetak.
(gik/nrl)











































