Aksa Mahmud Minta Pertemuan Ritz Carlton Tak Dipersoalkan
Kamis, 03 Mei 2007 12:04 WIB
Jakarta - Inisiator pertemuan Ritz Carlton, Aksa Mahmud, meminta publik tidak mempersoalkan lebih jauh pertemuan itu. Sebab pertemuan tidak dimaksudkan untuk tujuan negatif.Pertemuan hanya sekadar silaturahmi biasa antar pimpinan fraksi dan parpol."Apa yang tidak wajar, ya itu wajar sekali. Kan cuma silaturahmi biasa, yang disebut tidak wajar kalau pertemuan itu melanggar UU," tegas Wakil Ketua MPR itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5/2007).Menurut Aksa, pertemuan itu sangat positif untuk memberi masukan kepada Presiden. Presiden bisa menerima masukan itu jika dianggap baik dan mengabaikannya jika dirasa tidak baik."Itu kan bisa kasih masukan kepada Presiden, tidak ada tujuan apa pun," tandas dia.Terkait bantahan beberapa elit parpol terhadap pertemuan itu, seperti PPP, menurut Aksa, lebih baik, para pimpinan parpol tidak mengatasnamakan rakyat. Karena dalam pertemuan itu tidak ada paksaan."Jangan mengatasnamakan rakyatlah kalau memberikan statement, pakai diri sendiri saja. Kalau soal PPP, Endin (Endin Soefihara dari PPP-red) sudah SMS, ya sudah. Endin kan masih ketua fraksi, karena itu kita undang Endin," beber dia.
(umi/nrl)











































