Diduga Ada Sabotase di Balik Kebakaran Pasar Kumbasari Bali

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 11:45 WIB
Denpasar - Lantai 3 dan 4 Pasar Kumbasari, Denpasar, Bali, ludes akibat amukan si jago merah. Diduga, ada sabotase di balik peristiwa tersebut."Kami yakin api bukan diakibatkan arus pendek. Karena saat terjadi kebakaran sekitar pukul 07.00 Wita pada Rabu 2 Mei kemarin, listrik di pasar belum dinyalakan," ujar Sekretaris Perhimpuanan Pedagang Pasar Kumbasari Agus Kawibawa.Hal itu disampaikan Agus di Kantor PD Pasar Pemkot Denpasar, Jl Gadjah Mada, Denpasar, Bali, Kamis (3/5/2007).Menurut Agus, Pasar Kumbasari mulai beroperasi pukul 09.00-18.00 Wita. Dan biasanya, arus listrik itu dinyalakan oleh salah seorang pedagang yang posisinya dekat dengan pusat arus listrik."Bagaimana bisa terjadi percikan api akibat arus pendek, kalau arus listriknya belum dihidupkan. Mungkin sabotase," cetus dia.Dijelaskan dia, para pedagang pun berkeyakinan api tidak dipicu akibat nyala dupa. Sebab, bila dipicu api dupa, maka kebakaran pasti terjadi pada malam hari. Maklum, para pedagang mulai sembahyang pada sore hari sekitar pukul 18.00 Wita.Menurut Agus, dari tanda-tanda yang ada, api sangat cepat sekali merambat, padahal kepulan asapnya kecil. Namun untuk mengetahui penyebab kebakaran, para pedagang menyerahkan proses penyidikan kepada aparat kepolisian."Kami berharap mereka bekerja profesional, berpihak kepada pedagang, dan bukan pada kelompok tertentu," imbuhnya.Pantauan detikcom, pedagang hanya bisa meratapi Pasar Kumbasari yang terbakar 2 Mei kemarin. Mereka hanya bisa menyaksikan para petugas Lapfor Poltabes Denpasar yang mengumpulkan bukti untuk mengetahui penyebab kebakaran dari kejauhan.Selain itu, para pedagang juga tidak diizinkan menengok kiosnya. Mereka pun dilarang mengumpulkan sisa-sisa barang dagangan yang masih tersisa."Kita sudah minta izin pada polisi untuk melihat sisa barang dagangan apakah ada yang masih layak jual. Tapi kami belum diizinkan aparat dengan alasan supaya tidak menggangu kinerja aparat," tukas Agus.

(nvt/nrl)