Serpihan Granat di Masjid Ambon Indikasikan Pemain Lama

Serpihan Granat di Masjid Ambon Indikasikan Pemain Lama

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 11:17 WIB
Jakarta - Serangan granat 15 menit sebelum salat subuh di depan Masjid Al Fatah, Ambon, Maluku, dianggap hanya untuk memancing kemarahan warga. Serpihan granat pun mengindikasikan pelakunya pemain lama."Lihat saja serpihan-serpihan granatnya, itu mirip kan dengan ledakan maupun bom-bom yang terjadi sebelumnya," kata Ketua Desk Antiteror Mabes Polri Irjen Pol Ansyaad Mbay di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (3/5/2007).Ansyaad menyebutkan kemungkinan pelakunya adalah jaringan teroris yang selama ini telah melakukan aksinya di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Poso dan Yogyakarta.Hingga kini pihaknya juga masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku teror di Indonesia, termasuk buron teroris Noordin M Top. "Ya memang itu tugas kita selama ini," ujarnya.Pengejaran difokuskan ke Yogya dan Jawa Tengah untuk mengejar Noordin? "Ya kita fokuskan ke sana," kata Ansyaad.Granat dilemparkan pria misterius di depan Masjid Al Fatah, Ambon, pada 2 Mei 2007 pukul 4.25 WIT. Tidak ada korban luka. 15 Menit kemudian, salat subuh tetap dilakukan. Tim Gegana menemukan 14 serpihan granat dengan ukuran bervariasi. (sss/nrl)


Berita Terkait