NU Minta Diknas Kediri Bijaksana Sikapi Jilbab Paskibra

NU Minta Diknas Kediri Bijaksana Sikapi Jilbab Paskibra

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 11:18 WIB
Surabaya - Kontroversi jilbab calon Paskibra di Kota Kediri sebenarnya tidak perlu terjadi apabila Kepala Dinas Pendidikan setempat bersikap arif. Jilbab hanyalah persoalan teknis.Demikian disampaikan Ketua PWNU Jawa Timur (Jatim) Ali Maschan Moesa dalam bincang-bincangnya dengan detikcom, Kamis (3/5/2007). Ali meminta soal aturan larang berjilbab bagi anggota Paskibra ditinjau kembali, karena saat ini semangat otonomi daerah sudah menguat."Tidak perlu kaku begitu. Luwes-luwes sajalah. Pada kasus ini kearifian pemimpin dibutuhkan. Itu kepala dinas yang memahaminya tekstual," kata Ali.Sebaliknya menurut Ali, yang menjadi ukuran bagi anggota Paskibra adalah fisiknya dan skill serta kemampuan baris berbarisnya. "Bukan persoalan jilbab atau baju. Itu teknis saja. Yang penting gini, semua yang diterapkan di Jakarta kan tidak harus dibawa ke daerah," tegas Ali Maschan yang disebut-sebut bakal calon wakil gubernur Jatim ini.Seperti diberitakan, 5 siswi calon anggota Paskibra Kota Kediri dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 diminta melepas jilbab dan mengangkat rok oleh panitia penjaringan dari Diknas Kota Kediri. Kejadian itu langsung disambut protes keras. (gik/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads