Briptu Bagus Kangen Istri
Ma, Jangan Tinggalkan Aku....
Kamis, 03 Mei 2007 10:55 WIB
Surabaya - Briptu Deni Bagus Hariyono kangen pada istri yang telah ditembaknya, Vita Puspita. Selembar surat pun dia tulis di selnya untuk sang istri yang masih dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya.Briptu Bagus yang masuk Polri tahun 2002 ini meminta kepada penyidik agar bersedia menyerahkan suratnya kepada Vita. Isi surat yang ditulis Bagus di atas secarik kertas itu sungguh bikin terenyuh siapa pun yang membacanya. Briptu Bagus yang ditemui di Mapolresta Surabaya Timur, kawasan Kapasan, Surabaya, Kamis (3/5/2007), menyatakan, surat itu ditulisnya Rabu kemarin. Inilah surat Bagus: Ma, sebelumnya saya minta maaf atas datangnya surat ini. Seadainya saya bisa datang ke sana, saya pasti datang. Tetapi saat ini saya dalam tahanan. Meski belum secara resmi saya ditahan di mana. Ma, seandainya ada kata yang lebih baik dari kata maafakan saya katakan, atau apa yang lebih baik dari hal tersebut akan saya lakukan. Ma, aku harap kamu jangan menyerah dan pesimis meski aku tidak berada di sampingmu. Saya hanya bisa berpesan agar tidak menyerah dan terus berusaha demi anak kita yang masih kecil. Ma, aku menyesal atas apa yang aku lakukan tersebut. Bagaimana cara agar aku bisa menebus kesalahan padamu? Aku akan tetap menunggumu dan aku berharap bisa bersamamu selamanya. Ma, jangan tinggalkan aku meski aku hanya bisa berharap bersama kembali. Aku selalu berdoa agar kamu cepat sembuh dan bisa bersama-sama keluarga dan anakku. Cium sayang buat mama dan anakku. Semoga mama cepat sembuh. Ma, aku harap kamu tidak usah memikirkan sesuatu yang membuat kamu kepikiran. Dan aku harap kamu tidak usah memikirkan aku. Aku tidak apa-apa dan apa yang akan menimpaku akan aku terima dengan lapang dada. Tidak usah memikirkan keadaanku. Pikirkan dulu keadaanmu dan anakmu.
(gik/nrl)











































