Angkot Bekasi Mogok, Penumpang Rogoh Kocek Makin Dalam

Angkot Bekasi Mogok, Penumpang Rogoh Kocek Makin Dalam

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 08:14 WIB
Jakarta - Sudah dua hari angkutan kota jurusan Bekasi-Pondok Gede mogok memprotes jalanan yang rusak. Ribuan calon penumpang terlantar karena tidak tersedia armada yang mengantar mereka ke tempat kerja.Akhirnya ojek menjadi pilihan utama, seperti yang dilakukan Febi, karyawati swasta di bilangan Pondok Indah. Karena takut terlambat tiba di kantor, Febi yang bertempat tinggal di Perumahan Jatimakmur, Bekasi, itu terpaksa naik ojek sampai terminal Kampung Rambutan dengan ongkos Rp 15.000.Febi dan penumpang lain tentu saja merasa rugi. Perempuan muda ini biasa menggunakan angkot K-40 sampai ke Kampung Rambutan dengan tarif Rp 3.000 saja. "Pas keluar komplek sudah dikasih tahu tukang ojek kalau angkot yang pada mogok," kata Febi kepada detikcom, Kamis (3/5/2007)."Tukang ojek minta Rp 20 ribu, lalu saya tawar Rp 15 ribu," imbuh Febi.Angkutan kota yang mogok antara lain K-02 jurusan Bekasi-Pondok Gede, K-461 jurusan Bekasi-Cililitan dan K-40 jurusan Pekayon-Kampung Rambutan. Karena tidak banyak angkutan umum yang beroperasi, jalan sepanjang Pekayon hingga Pasar Pondok Gede terasa lebih lengang dari biasanya."Biasanya jalan sudah macet dari pasar Pondok Gede sampai Asrama Haji tapi ini macetnya baru di Asrama Haji," ujarnya.Tak cuma pekerja kantor yang menjadi korban mogok angkutan kota itu. Puluhan anak sekolah terlihat bergerombol di sepanjang jalan tersebut dan berharap masih ada angkot lewat. Tapi angkot yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Meski sudah tahu ada aksi mogok ini, penumpang enggan naik ojek yang ditawarkan tukang ojek dengan agresif karena ongkosnya mahal.Hingga pukul 08.00 WIB belum ada bala bantuan untuk penumpang yang terlantar tersebut. (ken/nrl)


Berita Terkait