Isu Reshuffle Makin Liar, Ruki Masuk Bursa Menteri

Isu Reshuffle Makin Liar, Ruki Masuk Bursa Menteri

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2007 07:45 WIB
Jakarta - Tidak jelasnya kapan Presiden SBY mengumumkan reshuffle membuat isu reshuffle makin liar. Ada kabar bahwa Menneg PAN Taufiq Effendi juga masuk dalam gerbong perombakan kabinet ini. Penggantinya, Taufiequrrachman Ruki yang kini masih menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Isu ini beredar santer sejak Rabu (2/5/2007) kemarin hingga Kamis (3/5/2007). Masuknya Ruki masuk bursa kabinet ini wajar sajar. Apalagi, jabatan Ruki sebagai pimpinan KPK akan habis tidak lama lagi. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari Ruki atau pihak istana mengenai isu ini. Taufiq Effendi masuk di gerbong reshuffle, karena termasuk jajaran menteri yang memiliki penyakit serius. Taufiq pernah dirawat di RSPAD Gatot Subroto beberapa hari. Selain itu, kinerja Taufiq juga dianggap biasa-biasa saja. Selain masuknya Ruki, Hendarman Supandji juga disebut-sebut sebagai calon Jaksa Agung. Hendarman yang akhir-akhir ini berjibaku dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi melalui Timtas Tipikor, disebut-sebut akan menggantikan Abdul Rahman Saleh. Jabatan Hendarman di Timtas Tipikor juga sudah akan habis. Namun, isu ini masih belum terlalu kuat. Sebab, Abdul Rahman Saleh dikabarkan tetap akan dipertahankan sebagai jaksa agung oleh Presiden SBY. Abdul Rahman dinilai memiliki kinerja yang cukup baik. Kabar dari internal Partai Golkar, tiga kader Golkar yang sebelumnya dikabarkan menjadi calon menteri sepertinya jumlahnya akan mengerucut menjadi dua. Muladi yang sebelumnya diplot sebagai Menhan, sepertinya tidak akan menjadi kenyataan. Sebab, Juwono Sudarsono kemungkinan besar tetap akan dipertahankan. Sementara Theo Sambuaga dan Andi Matalatta masih berpeluang besar menduduki kursi menteri, meski pos mereka belum jelas. Sementara posisi Mensesneg Yusril Ihza Mahendra dan Menkum dan HAM Hamid Awaluddn hingga saat ini tampaknya semakin aman. Presiden SBY diyakinkan oleh kelompok tertentu untuk tidak menggeser kedua menteri yang kontroversial itu.Kabar Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto menggantikan Moh Ma'ruf sebagai Mendagri juga semakin kuat. Apalagi Mardiyanto juga sudah terbang ke Jakarta. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads