KPK Baru Jangan Diskriminatif
Rabu, 02 Mei 2007 19:32 WIB
Jakarta - Masa bakti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berakhir pada Desember 2007 mendatang. Diharapkan anggota KPK periode mendatang lebih baik, tidak diskriminatif dan melakukan pembunuhan karakter dalam menangani kasus korupsi."Mudah-mudahan, orang-orang yang terpilih di KPK nanti lebih baik dari sekarang. Mereka yang ada di KPK sekarang, cuma banyak ngomong, sementara hasil kerja mereka mana?" kata Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang (PBB) Muhammad Fauzi yang ditemui wartawan di kantornya Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2007).Fauzi menilai, selama ini KPK memang diakui telah banyak menangani kasus korupsi dan menangkapi para pelakunya. "Tapi kami melihat, KPK terkesan tebang pilih. Banyak kasus korupsi besar di negeri ini yang seharusnya ditangani KPK, ternyata dibiarkan seolah tak tersentuh. Ini sangat disayangkan," kritiknya.Fauzi juga berharap, dalam menangani suatu kasus, KPK tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap orang-orang yang tengah menjalani pemeriksaan. "Selama yang bersangkutan belum ada kepastian hukumnya, KPK tidak boleh sembarangan bicara kepada publik. Apa yang kami nilai selama ini, KPK telah melakukan pembunuhan karakter seseorang," tandas Fauzi.Pembunuhan karakter yang telag dilakukan KPK dicontohkannya, seperti kasus yang menimpa Menkum dan HAM Hamid Awaluddin dan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. Bila sekadar menyampaikan informasi bahwa keduanya telah dipanggil merupakan hal yang wajar."Tapi seharusnya KPK jangan dulu menyampaikan materi pembicaraannya. Karena dikhawatirkan, apa yang disampaikan KPK akan mempengaruhi proses hukum," jelas Fauzi.Untuk itu, Pemuda Bulan Bintang, KPK agar tidak menyampaikan pernyataan yang bisa menimbulkan publik bereaksi, akibatnya orang yang belum bersalah justru dihakimi publik. Sedangkan KPK sendiri selama ini belum pernah melakukan pemutihan terhadap orang-orang tidak bersalah.
(zal/mar)











































