500 Guru di Sumut Tuntut Kecurangan UN Diusut

500 Guru di Sumut Tuntut Kecurangan UN Diusut

- detikNews
Rabu, 02 Mei 2007 15:40 WIB
Medan - Sekitar 500 guru berunjuk rasa ke DPRD Sumatera Utara. Mereka menuntut seluruh kecurangan dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) diusut tuntas.Para guru yang tergabung dalam Komunitas Peduli Pendidikan ini tiba di DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol, Medan, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (2/5/2007). Para tenaga pengajar ini mengenakan pakaian serba hitam sebagai lambang duka cita atas kecurangan yang terjadi.Koordinator aksi, Rinaldi Agusman Gultom, menyesalkan kecurangan-kecurangan yang justru dilakukan oleh segelintir oknum guru. Kecurangan itu mulai dari memberikan jawaban soal melalui SMS hingga membacakan kunci jawaban langsung di depan kelas."Kami minta semua kecurangan tersebut diusut. Kecurangan ini adalah pembodohan terhadap bangsa," kata Rinaldi. Rinaldi menambahkan, kecurangan ini membuat kualitas ujian nasional sangat rendah. Karena itu, Koalisi Peduli Pendidikan menuntut hasil ujian nasional dianulir."Kami juga mengharapkan agar pemerintah menyerahkan kelulusan siswa kepada pihak sekolah. Pelaku kecurangan harus ditindak sampai tingkat administratif tertinggi," ujar Rinaldi.Meski sempat memacetkan arus lalu lintas di Jl Imam Bonjol, aparat kepolisian tidak sampai menutup ruas jalan tersebut. Hingga pukul 15.15 WIB, aksi unjuk rasa para guru ini masih berlangsung. (djo/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads