Korban Lumpur Sandera Kereta Api Sri Tanjung
Rabu, 02 Mei 2007 13:30 WIB
Sidoarjo - Puluhan korban lumpur yang sedang Istigotsah menghadang kereta api (KA) Sri Tanjung dengan rute Banyuwangi - Surabaya di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/5/2007) pukul 13.05 WIB.Kemarahan warga dipicu negosiasi perwakilan warga dengan Menteri Sosial di Jakarta untuk percepatan pembayaran uang muka 20 persen yang belum ada kejelasan. Warga juga meminta jual beli berlaku untuk korban lumpur non-sertifikat.Warga dengan gagah berani berdiri di atas rel untuk menghadang kereta. Untungnya kereta yang baru saja meninggalkan Stasiun Porong masih melaju dengan pelan.Mengetahui ada penghadangan, masinis langsung menghentikan kereta api. Warga yang menghadang KA tidak mau menghiraukan imbauan Ketua Panitia Istigotsah Mulyadi agar tidak melakukan hal tersebut.Namun sekitar pukul 13.15 WIB, warga akhirnya bersedia mengalah dan mempersilakan kereta melanjutkan perjalanannya ke Surabaya.Meski begitu, warga masih mengancam akan kembali melakukan pemblokiran rel kereta dan jalan raya Porong, Sumur Gas Wunut I Lapindo dan akses menuju pusat semburan lumpur. "Kita akan lumpuhkan semuanya jika kita tetap ditelantarkan," teriak salah satu warga.
(bdh/sss)











































